600 UMKM dari 30 Kota Antusias di Program Inkubasi Sahabat FINATRA
Juara kedua diraih oleh Iwaningsih dari Kota Martapura dengan usaha Zhabuke. Usaha ini, yang dikenal dengan nama Triani Baraka Banua, berfokus pada pengolahan dan pengeringan buah, dengan produk utama berupa irisan lemon kering berkualitas tinggi. Saat ini, produk utamanya adalah Zhabuke Slice Lemon Dried, dan ke depannya, usaha ini berencana memperluas inovasinya ke berbagai jenis buah lainnya. Dengan komitmen pada kualitas dan keberlanjutan, Zhabuke menjadi solusi praktis untuk kebutuhan produk alami dan sehat. “Bimbingan mengenai pengelolaan supply chain dari hulu ke hilir menjadi pelajaran dari Sahabat FINATRA yang sangat berarti bagi perkembangan usaha saya,” ungkapnya.
Sementara itu, sebagai juara ketiga Adang Muhidin dari Kota Cimahi dengan usaha Virageawie Indonesia berhasil meraih posisi ketiga. Usahanya ini bergerak di bidang ekonomi kreatif berbahan dasar bambu. Adang mengolah, mengukir, memahat, dan memotong bambu menjadi beragam produk bernilai tinggi. Virageawie, yang berasal dari bahasa Sunda “Pirage Awi” dan berarti “hanya bambu,” memegang filosofi bahwa bambu dapat dimanfaatkan lebih dari sekadar bahan furnitur atau makanan. Dengan inovasi dan kreativitas, Virageawie mampu mengubah persepsi bahwa produk berbahan dasar bambu hanyalah barang murah.
Anggara mewakili dewan juri, mengungkapkan, “Saya sangat terkesan dengan inovasi dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para peserta. Program Sahabat FINATRA ini unik, karena memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya pengelolaan usaha yang baik, yang tidak hanya memperkuat bisnis mereka hari ini, tetapi juga mempersiapkan mereka menghadapi tantangan yang akan datang di masa mendatang. Melihat semangat dan antusiasme para peserta, menunjukan potensi UMKM Indonesia yang akan terus berkembang dan berkontribusi positif pada perekonomian nasional.”
Antusiasme Tinggi
Antusiasme terhadap program ini sangat tinggi, terbukti dengan total 1.357 pendaftar yang ingin mengikuti rangkaian Sahabat FINATRA 2024. Angka tersebut meningkat lebih dari dua setengah kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Setelah melalui proses kurasi, terpilih 600 pelaku UMKM yang mengikuti program bootcamp. Mereka, dipilih dari 30 titik lokasi di seluruh Indonesia, dengan masing-masing titik lokasi melibatkan 20 UMKM. Jumlah ini menunjukkan peningkatan sebesar empat kali lipat dalam keikutsertaan program inkubasi dari tahun sebelumnya yang hanya melibatkan 120 UMKM.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!