527 Pelajar Jepang Bunuh Diri di 2024, Pemerintah Janji Tindak Lanjut
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 31 Januari 2025 | 21:50 WIB
VISI.NEWS | JEPANG - Jepang mencatatkan rekor tertinggi kasus bunuh diri di kalangan pelajar sepanjang 2024, menurut laporan terbaru Kementerian Kesehatan yang dirilis Rabu (29/1/2025). Sebanyak 527 siswa dari tingkat sekolah dasar hingga menengah dilaporkan meninggal karena bunuh diri, naik dari 513 kasus pada tahun sebelumnya.
Walaupun demikian, total angka bunuh diri nasional justru turun sebesar 7,2 persen menjadi 20.268 kasus, yang jauh lebih rendah dibandingkan puncak kasus pada 2003 yang mencapai 34.427 kasus.
Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Keiichiro Tachibana, menyatakan keprihatinannya atas lonjakan kasus di kalangan pelajar.
"Kami menganggap ini sebagai masalah yang sangat serius," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (30/1/2025).
Tachibana menegaskan komitmen pemerintah Jepang untuk terus melindungi nyawa anak-anak dan menciptakan masyarakat yang tidak membuat individu merasa terpaksa mengakhiri hidup.
Meskipun angka bunuh diri pelajar meningkat, kasus bunuh diri warga di bawah usia 20 tahun, termasuk pelajar, justru sedikit menurun dari 810 pada 2023 menjadi 800 kasus pada 2024.
Kementerian Kesehatan Jepang dijadwalkan melakukan analisis lanjutan dan mempublikasikan hasilnya pada Maret 2024 setelah mengumpulkan lebih banyak informasi terkait fenomena ini. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!