3000 Dosis Vaksin Untuk Pemudik Masih Dibahas Pemprov Jabar

ED
Rabu, 20 April 2022 | 14:40 WIB
Bagikan
3000 Dosis Vaksin Untuk Pemudik Masih Dibahas Pemprov Jabar

VISINEWS | BANDUNG - Guna menjaga imunitas serta mencegah peredaran Covid-19 di masa mudik lebaran Idul Fitri tahun 2022, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menyiapkan sebanyak 3.000 dosis.

Demikian dikatakan Anggota Fraksi Golkar DPRD Jabar, Cucu Sugyati, menurutnya ribuan dosis vaksin tersebut guna melayani pemudik yang belum menjalani vaksinasi.

"Jumlahnya mencapai 3.000 dosis, dan akan diberikan terhadap pemudik yang belum vaksin, tapi yang paling aman adalah pemudik sudah vaksinasi penuh," katanya.

Meski demikian, realisasi vaksin bagi pemudik tersebut, lanjut Cucu, masih dalam pembahasan, pasalnya mempertimbangkan posko atau rest area khawatir terjadi KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) yang berisiko bagi pelaku perjalanan.

"Masih dalam pembahasan teknisnya, karena kalau di rest area atau posko divaksin, kita khawatir ada KIPI yang nantinya malah membahayakan," ujarnya.

Kepada VISINEWS Rabu (20/4/22) Cucu mengungkapkan, langkah ini tidak lain untuk melindungi pemudik dan keluarganya dari penyebaran virus Covid-19, upaya pencegahan tetap harus dilakukan, mengingat kondisi masih dalam pandemik corona.

"Mudik boleh, apalagi pemerintah sudah membolehkan, silaturhami dengan keluarga sangat mulia, tapi vaksin dulu biar bisa saling menjaga," ungkapnya.

Sekedar informasi, Pemprov Jabar tengah menyiapkan 500 posko guna mengantisipasi membludaknya pemudik tahun ini, selain itu Pemprov Jabar juga bersiaga untuk mengatasi jumlah pemudik yang diperkiran mencapai 14 juta orang.

"Ada 500 posko yang disediakan Pemprov Jabar untuk melayani pemudik yang diperkirakan akan mencapai 14 juta orang masuk ke Jabar," pungkasnya. @eko.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.