Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

20 Siswa Terpapar Covid di Kabupaten Sleman, Akankah PTM Dibatalkan?

ED
Jumat, 26 November 2021 | 18:28 WIB
Bagikan
20 Siswa Terpapar Covid di Kabupaten Sleman, Akankah PTM Dibatalkan?
VISI.NEWS - Sebanyak empat sekolah di Kabupaten Sleman DIY terpaksa menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Keputusan tersebut diambil setelah hasil tes PCR acak di Sleman menunjukan adanya 20 siswa yang terpapar virus Covid-19. Dikutip dari detiknews, Jumat (26/11/2021) Kepala Balai Pendidikan Menengah Sleman Priyo Santoso mengatakan sekolah yang siswanya ditemukan kasus COvid-19 untuk sementara meniadakan kegiatan luring (PTM). Sebagai gantinya, siswa tetap bersekolah dengan metode daring. "Ketika itu ada, kami mengambil langkah untuk pembelajaran tatap muka terbatas kami hentikan mulai kemarin. Kemudian proses pembelajarannya kembali secara daring,” ujarnya. Karena adanya klaster baru, terdapat empat sekolah yang menghentikan PTM, diantaranya adalah SMKN 1 Tempel, SMAN 1 Cangkringan, SMAN 1 Pakem dan SMAN 1 Seyegan. Terdapat 13 siswa dan 1 guru positif di SMKN 1 Tempel, kemudian SMA Pakem, Cangkringan, dan Seyegan masing – masing 2 orang. Priyo menegaskan, mengacu pada rekomendasi Dinas Kesehatan Sleman, jika yang terdapat positif hanya kurang dari 5 persen maka PTM masih bisa dilaksanakan. Namun, ia juga mengatakan meskipun demikian ada beberapa sekolah yang khawatir dan memutuskan untuk kembali melaksanakan pembelajaran daring paling tidak selama 14 hari, contohnya Cangkringan. “Kalau dari sisi pendidikan ya sebenarnya kasihan anak-anak kalau kelamaan tidak sekolah. Tetapi kami ikuti aturan di Sleman dengan mengubah metode pembelajaran daring,” tuturnya. @gil

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.