Kapan Datangnya Lailatul Qadar? Ini Cara Rasulullah Menyambutnya
Lebih dari itu, hadits ini menunjukkan keteladanan Rasulullah saw dalam memanfaatkan 10 malam terakhir Ramadhan dengan maksimal. Beliau meningkatkan intensitas ibadahnya dan mengajak keluarganya untuk turut serta dalam meraih malam-malam penuh berkah ini. Selain memperbanyak shalat malam dan beribadah, Rasulullah saw juga menganjurkan untuk memperbanyak doa di malam-malam tersebut.
Beliau mengajarkan kepada Aisyah ra doa yang bisa dipanjatkan untuk meraih lailatul qadar, yaitu:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī.
Artinya, “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Karena itu, maafkanlah aku." Simpulan Intinya, cara Rasulullah saw meraih lailatul qadar adalah dengan meningkatkan ketaatan dan ibadah di 10 terakhir Ramadan.
Nabi Muhammad saw memperbanyak shalat malam, memperbanyak doa, dan bersungguh-sungguh dalam beribadah. Dengan kesungguhan tersebut, kita berharap bisa meraih keberkahan malam lailatul qadar. Wallahu a'lam.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!