Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

17 Warga Palestina Tewas Ditembak di Dekat Pusat Bantuan Kemanusiaan di Gaza

Desi Rossilawati
Selasa, 10 Juni 2025 | 21:00 WIB
Bagikan
17 Warga Palestina Tewas Ditembak di Dekat Pusat Bantuan Kemanusiaan di Gaza
VISI.NEWS | GAZA - Sedikitnya 17 warga Palestina dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah pasukan Israel melepaskan tembakan di dekat pusat distribusi bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza bagian tengah, Selasa (10/6/2025). Insiden tersebut terjadi di sekitar lokasi penyaluran bantuan yang dikelola Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), lembaga yang didukung oleh Amerika Serikat dan Israel. Menurut keterangan petugas medis setempat, para korban dievakuasi ke dua rumah sakit yakni RS Al-Awda di kamp Nuseirat dan RS Al-Quds di Gaza City. Militer Israel menyatakan tengah menyelidiki kejadian tersebut, namun belum memberikan penjelasan lebih lanjut. GHF diketahui mulai menyalurkan bantuan pangan ke Gaza sejak akhir Mei menggunakan skema distribusi baru yang sebelumnya dikritik oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa karena dianggap tidak netral. Meski GHF menyatakan lokasi distribusi aman, banyak warga Gaza melaporkan kondisi yang kacau dan tidak tertib, serta adanya kekerasan mematikan. Pekan lalu, Israel memperingatkan warga untuk tidak mendekati rute menuju lokasi GHF antara pukul 18.00 hingga 06.00, dengan alasan wilayah tersebut merupakan zona militer tertutup. Salah satu warga Gaza, Mohammad Abu Amr (40), mengaku berangkat sejak pukul 02.00 dini hari demi mendapatkan makanan, namun pulang dengan tangan kosong. "Saya pergi ke sana pukul 02.00 pagi dengan harapan mendapatkan makanan, dalam perjalanan ke sana, saya melihat orang-orang kembali dengan tangan hampa, mereka mengatakan paket bantuan habis dalam lima menit, ini gila dan tidak cukup," keluhnya kepada Reuters. Beberapa warga bahkan berjalan kaki sejauh 20 kilometer hanya untuk pulang tanpa hasil. Suara tembakan terdengar selama kerumunan berlangsung, meski tidak semua warga bisa melihat secara langsung apa yang terjadi. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.