1,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Isra Miraj-Imlek 2025

Desi Rossilawati
Sabtu, 25 Januari 2025 | 16:30 WIB
Bagikan
1,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Isra Miraj-Imlek 2025
VISI.NEWS | JAKARTA - Sebanyak 1.559.680 kendaraan diprediksi akan meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode libur panjang Isra Miraj 2025 dan Tahun Baru Imlek 2025, yaitu pada 24 Januari hingga 2 Februari 2025. Jumlah ini menunjukkan peningkatan 10,9 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal. “Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung),” kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana, Sabtu (25/1/2025). Jasa Marga telah mempersiapkan layanan operasi jalan tol untuk mendukung kelancaran perjalanan, terutama di ruas yang menuju destinasi wisata favorit, seperti Tol Jagorawi, Jakarta-Cikampek, dan Cipularang. “Beberapa titik di antaranya Jalan Tol Jagorawi untuk wilayah Puncak dan sekitarnya serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Cipularang untuk yang menuju arah Trans Jawa dan Bandung,” ungkap Lisye. Untuk mengantisipasi kepadatan, Jasa Marga menambah jumlah petugas, alat mobile reader, serta melakukan koordinasi dengan Kepolisian dalam pelaksanaan rekayasa lalu lintas seperti contraflow. Diskresi untuk buka-tutup rest area juga disiapkan jika diperlukan. “Mobile reader untuk mempercepat penanganan gangguan kendaraan di lajur serta mengatur lalu lintas dengan lebih cepat lagi, juga diskresi Kepolisian, Jasa Marga juga siap mendukung rencana rekayasa lalu lintas, seperti contraflow dengan menempatkan petugas dan rambu-rambu pendukung,” ujarnya. Di wilayah Puncak, Bogor, Satlantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas mulai Jumat (24/1/2025) hingga Rabu (29/1/2025). Rekayasa meliputi sistem ganjil genap kendaraan dan sistem satu arah (one way) yang diterapkan secara situasional. "One way tetap dilaksanakan, kita melihat dari arus situasional. Bilamana memang dari arah Jakarta menuju Puncak ramai kita akan laksanakan one way menuju ke atas, biasanya yang akan berangkat naik ke atas pagi hari, siang hari kembali ke rumah masing-masing," kata Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, Kamis (23/1/2025). Menurut Rizky, puncak arus kendaraan diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu untuk arah naik, serta Rabu untuk kendaraan turun. Sebanyak 350 petugas gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalur wisata. "Puncaknya itu di hari Rabu untuk turun. (Yang) diantisipasi adalah di hari Sabtu dan Minggu yang naik ke atas," sambungnya. Untuk memberikan kenyamanan, posko bantuan didirikan di sejumlah titik jalur Puncak selama libur panjang. Wisatawan diimbau menjaga kesehatan serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik agar perjalanan tetap aman dan nyaman. "Untuk di Jalur Puncak, selama libur panjang ini, Polres Bogor, khususnya Satlantas membuat posko bantuan di titik tertentu. Silakan didatangi bilamana memerlukan bantuan anggota, kami siap melaksanakan tugasnya dan siap membantu masyarakat," imbuh AKP Rizky. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.