Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

15 Bank Tutup, LPS Bakal Bayar Klaim Simpanan Rp 725,98 M

Desi Rossilawati
Senin, 25 November 2024 | 15:30 WIB
Bagikan
15 Bank Tutup, LPS Bakal Bayar Klaim Simpanan Rp 725,98 M

VISI.NEWS | BANDUNG - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan, telah melikuidasi sebanyak 15 Bank Perekonomian Rakyat/Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPR/BPRS) yang dicabut izin usahanya (CIU). Dari kelimabelas bank ini, nominal simpanan layak bayarnya mencapai Rp 725,98 miliar.

Data tersebut berdasarkan pada Laporan kelembagaan LPS Triwulan III 2024. Adapun nominal simpanan nasabah bank yang mendapat penjaminan tersebut mengambil porsi 99,23% dari total simpanan pada 15 BPR/BPRS terkait.

Pada periode tersebut LPS mencatatkan jumlah rekening layak bayar sebanyak 107.467 rekening atau 80,13% dari total rekening pada 15 BPR/BPRS yang dilikuidasi. Sedangkan total ada 108.298 rekening, di mana jumlah yang tidak layak bayar mencapai 813 rekening.

Lebih lanjut LPS menjelaskan, untuk proses dropping dana atau proses pencairan klaim layak bayar atas simpanan telah dilakukan 101.879 nasabah. Nilainya mencapai Rp 663,31 miliar yang sudah dibayarkan.

"Selain itu, sebesar Rp 26,91 miliar merupakan pembayaran klaim penjaminan untuk 2 BPR yang izin usahanya dicabut pada tahun 2023, di mana proses pembayaran klaim dilakukan pada tahun 2024," bunyi penjelasan pada dokumen tersebut, dikutip Senin (25/11/2024).

Sejak 2005 hingga kuartal III 2024, LPS telah menangani 137 bank tutup. Sedangkan sepanjang 2024 ini, tercatat ada sebanyak 17 BPR/BPRS yang masih berlangsung proses likuidasinya, di mana ada tambahan dua dari tahun lalu. Berikut daftar 15 BPR/BPRS yang dicabut izin usahanya sepanjang 2024: 1. Koperasi Jasa BPR Wijaya Kusuma 2. PT BPRS Mojo Artho Kota Mojokerto 3. PT BPR Usaha Madani Karya Mulia 4. PT BPR Pasar Bhakti 5. Perumda BPR Bank Purworejo 6. PT BPR EDC Cash 7. PT BPR Aceh Utara 8. PT BPR Sembilan Mutiara 9. PT BPR Bali Artha Anugrah 10. PT BPRS Saka Dana Mulia 11. PT BPR Dananta 12. PT BPR Bank Jepara Artha 13. PT BPR Lubuk Raya Mandiri 14. PT BPR Sumber Artha Waru Agung 15. PT BPR Nature Primadana Capital

@desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.