10 Korban Meninggal Akibat Longsor dan Banjir di Sukabumi Ditemukan, 2 Masih Dicari
VISI.NEWS | SUKABUMI - Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana longsor dan banjir yang terjadi di Kabupaten Sukabumi mencapai 12 orang. Dari jumlah tersebut 10 korban sudah ditemukan dan 2 lagi masih dalam pencarian hingga, Minggu (8/12/2024).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan sebenarnya pihak keluarga dan ahli waris sudah mengikhlaskan kedua korban ini. Kendati demikian, pencarian tetap akan dilakukan hingga tiga hari ke depan.
“Sebagai aparat pelayan masyarakat kita akan mencari sampai kedua korban ini dapat ditemukan,” ujar Suharyanto usai melaksanakan rapat koordinasi (rakor) penanganan darurat bencana di Pendopo Sukabumi, Minggu (8/12/2024).
Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Sukabumi, 10 korban yang sudah ditemukan adalah:
- Dappa (11) Desa Loji Kecamatan Simpenan - Ade Wahyu (11) Desa Loji Kecamatan Simpenan - Elma Ayunda (27) Desa Loji Kecamatan Simpenan - Sahroni (50) Desa Loji Kecamatan Simpenan - Dadang (60) Desa Ciemas Kecamatan Ciemas - Euis (44) Desa Rambay Kecamatan Tegalbuleud - Siti Hamidah (8) Desa Loji Kecamatan Simpenan - Resti (23) Desa Bangbayang Kecamatan Tegalbuleud - Santi (2) Desa Bangbayang Kecamatan Tegalbuleud - Emah (50) Desa Karangjaya Kecamatan Gegerbitung
Korban dalam pencarian:
- Eros (80) Desa Rambay Kecamatan Tegalbuleud - Ojang (53) Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran
Kabupaten Sukabumi dilanda bencana hidrometeorologi akibat hujan deras pada Rabu (4/12/2024) lalu. Angin kencang, banjir, longsor serta pergerakan tanah itu membuat rumah warga rusak dan terendam hingga memaksa warganya untuk mengungsi.
Bencana juga mengakibatkan sejumlah daerah terisolir karena jalan amblas dan tertimbun material longsor, kemudian jembatan putus. Hingga saat ini data kerusakan, pengungsi serta daerah terdampak bencana masih terus dimutakhirkan. Merespons peristiwa itu, pemerintah telah menetapkan status tanggap darurat. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!