1.000 Pelanggan PLN Bersubsidi di Solo Harus Ganti Kompor Induksi
ED
Editor
M Purnama Alam
Jumat, 29 April 2022 | 05:31 WIB
VISI.NEWS | SOLO - PLN menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dalam pilot project program konversi atau pengalihan kompor berbasis energi gas ke energi listrik dengan kompor induksi di Kota Solo.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), M. Irwansyah Putra, seusai penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Ketua LPPM UNS, Prof. Dr. Okid Parama Astirin, di kampus UNS Kentingan, Kamis (28/4/2022), menjelaskan, PLN berkomitmen menjalankan program konversi dari kompor dengan energi impor LPG ke kompor induksi dengan target nasional 8,2 juta pelanggan pada 2025.
"Kota Solo menjadi salah satu pilot project konversi dari kompor LPG ke kompor induksi. Untuk memasyarakatkan penggunaan kompor induksi kepada kalangan menengah ke bawah, PLN UID Jateng & DIY membagikan 1.000 kompor induksi di Kota Solo. Sasaran program ini para pelanggan bersubsidi dengan daya 450 VA dan 900 VA,” katanya.
Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho, menanggapi kerjasama PLN dengan UNS, menyatakan, kunci kemajuan dan berkembangnya negara menjadi berpenghasilan tinggi adalah inovasi. "Inovasi itu sendiri sumbernya adalah perguruan tinggi dengan kurang lebih 4.600 perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini adalah kekuatan raksasa, sehingga sangat penting untuk terus mendorong produktivitas inovasi perguruan tinggi," jelasnya.
Perguruan tinggi, sambung Prof. Jamal, bisa menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Produk perguruan tinggi bisa menjadi pengungkit di segala aspek, sehingga perguruan tinggi bisa menjadi mata air bagi kehidupan masyarakat dan kemajuan bangsa dan negara.
PLN UID Jateng dan DIY menggandeng UNS dalam pilot project pengalihan energi berbasis impor menjadi domestik melalui konversi kompor LPG ke kompor induksi, menurut Rektor UNS, sebenarnya merupakan tindak lanjut arahan Presiden Jokowi bulan Nopember tahun lalu.
"Presiden menyatakan, Pertamina dan PLN harus segera menjalankan program transisi energi, seperti penggunaan kendaraan listrik dan kompor induksi," jelasnya.@tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!