Yayasan Teman Saling Berbagi, Oase Bagi Masa Depan Anak Panti Asuhan
VISI.NEWS | BANDUNG - Yayasan Teman Saling Berbagi (YTSB) bagai oase bagi masa depan anak-anak dan remaja panti asuhan. Wadah yang dirintis oleh Farhanah Fitria Mustari dari sebuah komunitas bernama 'Teman Berbagi' pada tahun 2018 ini, sekarang banyak disibukkan untuk memberikan soft skill bagi anak-anak dan remaja di sejumlah panti asuhan.
Farhanah, perempuan enerjik ini berambisi untuk mengubah stigma negatif anak-anak dan remaja panti asuhan di mata masyarakat umum. Melalui YTSB sebagai salah satu Non-Governmental Organization (NGO) menjadi penggerak kegiatan pembentukan karakter lewat program unggulan 'berbagi kebaikan' dengan memberikan pelatihan keterampilan hidup (life skill) bagi anak-anak dan remaja di panti asuhan.
YTSB, ujar jebolan S-2 SBM ITB ini, memiliki visi & misi untuk menciptakan program berbasis kurikulum yang sistemik bagi anak dan remaja di panti asuhan sekaligus sebagai penyokong terciptanya generasi unggul bagi Indonesia di masa mendatang.
Farhanah selaku pendiri dan sekaligus sebagai Ketua YTSB menjelaskan alasan pelaksanaan program unggulan berbagi kebaikan.
"Mendorong akselerasi di panti asuhan bukan hanya dilihat dari sisi finansial, namun perlu dipikirkan pola pikir serta mentalitas yang terbentuk di dalamnya. Kami percaya pendidikan adalah kunci dari semua masalah sosial yang terjadi. Sehingga, upaya kami sejak 2018 adalah memberikan komitmen pengasuhan & pelatihan berdasarkan pembelajaran sosial-emosional. Dengan harapan, agar mereka bisa hidup bermasyarakat dengan baik”, ungkap Farhanah.
Sejak awal berdiri, katanya, YTSB rutin melaksanakan aktivitas program unggulan di panti asuhan dengan melakukan pelatihan pengembangan diri dan mentoring. Konsistensi YTSB dalam memberikan pelatihan serta pembekalan keterampilan bertujuan agar anak dan remaja di panti asuhan dapat menunjukkan versi terbaik dari diri mereka.
"Hingga saat ini YTSB telah berkolaborasi dengan lebih dari sepuluh panti asuhan di Kota Bandung. Melihat dampaknya secara langsung membuat YTSB semakin berusaha sebaik mungkin membentuk tim mentor sebagai sukarelawan program unggulan," tandasnya.
Upaya membentuk lingkungan kehidupan panti asuhan yang bersinergi dan ekosistem pendidikan yang berkualitas bagi YTSB, katanya, bukan hanya tanggung jawab perorangan, melainkan komitmen bersama dari segala sektor, seperti masyarakat, pemerintah, maupun akademisi.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!