Wujudkan Bandung Nyaman, Pemkot Ajak Swasta Revitalisasi dan Rehabilitasi Pasar Tradisional

ED
Kamis, 8 September 2022 | 13:45 WIB
Bagikan
Wujudkan Bandung Nyaman, Pemkot Ajak Swasta Revitalisasi dan Rehabilitasi Pasar Tradisional

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Pasar Juara mengajak sektor swasta untuk berkolaborasi merevitalisasi dan merehabilitasi pasar tradisional di Kota Bandung.

Hal itu sebagai bentuk upaya mewujudkan visi Bandung Nyaman.

"Dengan kondisi yang ada sekarang, pasar-pasar sangat terbatas fasilitasnya. Atas arahan pak wali, kami memberikan kesempatan supaya iklim investasi maningkat dengan memberikan kesempatan kepada swasta dan mitra untuk investasi revitalisasi dan rehabilitasi pasar dengan kerja sama BOT," kata Direktur Utama Perumda Pasar Juara, R Herry Hermawan pada Bandung Menjawab, Rabu 7 September 2022, dilansir dari laman resmi Pekot Bandung.

Herry mengatakan, saat ini jumlah Pasar di kota Bandung ada 37 pasar. Sebanyak 8 pasar di antarabya dikelola swasta.

"Pasar ini sebagian besar dibangun sejak lama dan telah direvitalisasi pada tahun 2005-2006. Saat ini pasar yang sudah dikerjasamakan akan habis masa kerja samanya," ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini, revitalisasi pasar yang dibuka untuk kolaborasi dengan sektor swasta ada di 4 pasar yaitu, Pasar Cihaurgeulis, Cijerah, Sadangserang, dan Gegerkalong.

"Saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang melakukan studi kelayakan usaha sebelum masuk ke dalam draft kerja sama. Untuk mengelola, pihak swasta harus melakukan revitalisasi dahulu," ujarnya.

"Diajaknya sektor swasta untuk merevitalisasi pasar karena ada keterbatasan modal penyertaan dari pemerintah. Maka kita ajak sektor swasta untuk bersama berkontribusi," imbuhnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.