Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Wisatawan Asal Bandung Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Pantai Pangandaran

Desi Rossilawati
Kamis, 3 April 2025 | 13:00 WIB
Bagikan
Wisatawan Asal Bandung Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Pantai Pangandaran

VISI.NEWS | PANGANDARAN - Suhendar (19), wisatawan asal Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Pantai Pangandaran, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban terseret arus saat berenang di area terlarang di depan Pos 4 Pantai Barat Pangandaran, Selasa (1/4/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah dua hari pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan jasadnya pada Kamis (3/4/2025) pukul 09.25 WIB, sekitar satu mil dari garis pantai.

Ketika ditemukan, korban dalam kondisi mengambang dengan posisi terlentang dan hanya mengenakan celana pendek hitam.

Kasat Polairud Polres Pangandaran, Iptu Anang Tri, membenarkan jenazah yang ditemukan adalah Suhendar.

"Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran," ujar Anang dikutip dalam keterangannya, Kamis (3/4/2025).

Anang menjelaskan Suhendar berenang di area yang dilarang bagi wisatawan karena memiliki arus yang kuat. Ketika terseret arus, korban tidak dapat menyelamatkan diri.

"Dari dua korban tenggelam, satu sudah ditemukan dan saat ini dalam proses visum. Keluarga juga telah memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Suhendar," katanya. Sementara itu, Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio, mengungkapkan korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang kemudian segera melapor ke tim SAR Gabungan.

"Korban ditemukan dalam kondisi mengambang, tubuhnya sudah memutih dan hampir melepuh," ujarnya. Proses evakuasi jenazah dilakukan dengan sangat hati-hati karena kondisi kulit korban yang sudah rapuh. Meski demikian, tubuh korban masih dalam keadaan utuh, sehingga tim SAR dapat memastikan identitasnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.