Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026

Weni Dwi Apriani : Hari Ibu Lebih Istimewa Bukan Mother's Day

ED
Rabu, 22 Desember 2021 | 18:11 WIB
Bagikan
Weni Dwi Apriani : Hari Ibu Lebih Istimewa Bukan Mother's Day

VISI.NEWS | BANDUNG - Dalam peringatan hari ibu di Indonesia dinilai sangat berbeda dengan peringatan serupa di negara lain, dimana seorang ibu sangat diistimewakan.

Guna memaknai hari ibu, Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Weni Dwi Apriani menjelaskan, peringatan hari ibu di Indonesia mempunyai perbedaan makna dari mother’s day atau bukan hanya sekedar merayakan hari ibu dalam satu hari saja, akan tetapi lebih dari itu.

"Hari ibu bukan mother’s day atau bukan mengistimewakan kaum perempuan, akan tetapi harus diartikan dengan pemahaman tentang perjuangan kaum perempuan saat turut serta memperjuangkan kemerdekaan," jelasnya.

Selain itu, kepada VISI.NEWS, Rabu (22/12/21), anggota Fraksi PDIP ini mengungkapkan, penetapan dan peringayan hari ibu tersebut, tidak terlepas dari Kongres Perempuan Indonesia I di Yogyakarta pada 22 Desember - 25 Desember 1928.

"Kongres itu dihadiri lebih dari 1.000 utusan perempuan dari Jawa dan Sumatera. Pemerintah Hindia Belanda kemudian memboikot kongres tersebut, dan meminta agar peserta kongres bubar, hingga dipaksa pesertanya dipaksa pulang naik kereta api," ungkap Weni.

Sebagai bentuk perlawan, lanjut Weni, para perempuan ini memilih untuk tidur di bantalan rel, persis di depan lokomotif sehingga perjalanan kereta tersendat, alhasil, Pemerintah Hindia Belanda pun menyerah dan memperbolehkan para perempuan itu untuk menggelar kongres.

"Dalam Kongres Perempuan I menyuarakan perempuan agar dapat bersekolah, membantu perempuan yang tidak mampu, pemberantasan buta huruf, reformasi perkawinan yang lebih adil bagi perempuan, penghapusan perkawinan anak," ujarnya.

Tidak hanya itu, masih dalam kongres, kaum perempuan menolak perdagangan perempuan, dan ingin membebaskan perempuan dari praktik poligami, dan salah satu keputusan Kongres Perempuan Indonesia itu adalah, dibentuknya organsiasi Perserikatan Perkumpulan Perempoean Indonesia (PPPI).

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.