Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Warga Kabandungan Sukabumi Diduga Alami Keracunan Makanan

Desi Rossilawati
Minggu, 24 Agustus 2025 | 11:15 WIB
Bagikan
Warga Kabandungan Sukabumi Diduga Alami Keracunan Makanan
VISI.NEWS | SUKABUMI - 117 warga di Kampung Tugu RT 03/02, Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi diduga mengalami keracunan makanan. Kejadian ini bermula setelah warga menghadiri acara syukuran empat bulanan yang digelar warga pada Jumat (22/8/2025) malam. Dalam acara tersebut, warga menyantap makanan yang disajikan sekitar pukul 20.30 WIB. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 23.00 WIB, warga merasakan mual, muntah dan pusing serta diare. Selanjutnya pada Sabtu (23/8/2025) pagi, warga dibawa ke puskesmas hingga dibukanya posko. "Dari data laporan yang diupdate pukul 19.28 WIB, jumlah yang ditangani di pos kesehatan 117 orang, adapun korban di rawat di puskesmas 33 orang," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sukabumi, Agung Koswara Adiwiguna. Agung menyatakan tim Puskesmas Kabandungan telah mengambil sampel makanan untuk diperiksa. "Adapun sample makanan yang diambil berupa ayam bakar, nasi, sambel, lalaban, sop buah, bolu serta muntahan," ujar Agung. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.