Warga Banjar di Solo Gelar Tradisi Ramadan Bagi-bagi "Bubur Samin"

ED
Rabu, 6 April 2022 | 01:10 WIB
Bagikan
Warga Banjar di Solo Gelar Tradisi Ramadan Bagi-bagi "Bubur Samin"

VISI.NEWS | SOLO - Bulan Ramadan yang merupakan bulan suci bagi umat Islam setiap tahun, merupakan bulan istimewa bagi warga Banjar perantauan, khususnya jamaah Masjid Darussalam yang secara turun-temurun hampir satu seperempat abad bermukim di Kampung Banjar atau juga dikenal sebagai "Kampung Permata", Kelurahan Jayengan, Kota Solo.

Warga Banjar tersebut, di permukiman baru yang tidak jauh dari Keraton Surakarta arah barat daya, menciptakan tradisi yang tidak dilakukan warga Banjar di Kalimantan Selatan, yaitu memasak "Bubur Samin" untuk berbuka puasa bersama.

Tradisi "Bubur Samin" yang awalnya hanya dibagikan kepada jamaah Masjid Darussalam seusai sholat magrib, setelah tradisi itu berlangsung lebih dua dekade pembagiannya meluas kepada orang-orang warga Kampung Banjar dan sekitarnya.

Salah seorang pengurus Masjid Darussalam, Kahmali, mengungkapkan kepada VISI.NEWS, Selasa (5/4/2022), tradisi "Bubur Samin" sendiri baru muncul pada tahun 1985. Awalnya, warga Banjar di Kampung Permata yang merupakan jamaah Masjid Darussalam, membuat kegiatan untuk mengisi bulan Ramadan. Awalnya, dalam kegiatan tersebut sejumlah warga Banjar membawa beragam makanan, di antaranya berupa Bubur Samin, yang kemudian dibagikan kepada jamaah Masjid Darussalam untuk berbuka puasa seusai sholat magrib. Dalam perkembangannya, berdasarkan kesepakatan antara pengurus masjid dengan warga pada tahun 1985, menu makanan untuk buka puasa hanya satu macam, yaitu Bubur Samin.

"Setelah semua warga menyetujui, maka sejak tahun 1985 Bubur Samin Banjar menjadi menu buka saat buka puasa. Jadi, awalnya kegiatan itu dari buka bersama para warga Banjar. Setelah itu banyak warga sekitar dan dari daerah lain ikut menikmati Bubur Samin untuk buka puasa," kata Kahmali.

Pada tahun-tahun awal pembuatan Bubur Samin selama bulan Ramadan, pengurus Masjid Darussalam rata-rata per hari hanya membuat sekitar 15 kilogram untuk dibagikan kepada sekitar 150 jamaah masjid. Kalau kebetulan ada sisa, bubur dibagikan kepada warga sekitar.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.