Wamenekraf: Radio Masih Strategis di Tengah Gempuran Digital
Menurutnya, agar tetap relevan, radio perlu melakukan konvergensi dengan platform digital tanpa kehilangan karakteristik utamanya sebagai media yang tangguh dan memiliki daya tahan tinggi. Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan frekuensi radio sebagai bagian dari ketahanan nasional.
“Radio harus bertransformasi tapi juga harus tetap menjaga fungsinya sebagai media yang resilien. Dalam situasi krisis, radio terbukti efektif menenangkan masyarakat dan melawan disinformasi,” katanya.
Farhan mencontohkan penggunaan radio sebagai saluran komunikasi publik saat terjadi situasi rawan gangguan keamanan di Kota Bandung. Kala itu, Pemkot bersama aparat menggunakan radio untuk meredam provokasi dan menjaga stabilitas informasi di masyarakat.
“Pada waktu kejadian besar di bulan Agustus lalu saat terjadi kerusuhan kami menggunakan Radio sebagai alat komunikasi dan sebagai salah satu platform untuk menenangkan masyarakat agar tidak terprovokasi,” tuturnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!