Wabup Fajar Sampikan Program Jatinangor Smart City ke Wakil Ketua MPR
VISI.NEWS | JATINANGOR - Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila mendampingi Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno dalam kunjungan kerja bertajuk MPR Goes to Campusr di Auditorium Pascasarjana Fikom Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Kamis, (24/4/2025).
Dalam kunjungan dilakukan dialog antara pemerintah pusat, daerah, dan civitas akademika membahas isu-isu strategis seperti perubahan iklim, transisi energi, hingga pembangunan berbasis teknologi di daerah.
Wabup Fajar menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Jatinangor sebagai kawasan smart city masa depan.
“Kami sedang merancang pembangunan gerbang masuk Jatinangor yang dilengkapi dengan CCTV dan teknologi drone untuk memantau wilayah. Fokus lainnya adalah pembenahan infrastruktur dan pengelolaan sampah, yang menjadi tantangan bersama,” ujar Wabup Fajar dikutip dari laman resmi Pemkab Sumedang, Jumat (25/4/2025).
Salah satu inovasi yang tengah digagas adalah edukasi pengelolaan sampah sejak dini melalui sekolah-sekolah. Anak-anak dari kelas satu SD akan dibiasakan membawa sampah dari rumah untuk dipilah dan diberi reward jika berhasil memilah dengan benar.
“Anak-anak perlu dipancing agar terbiasa menjaga kebersihan sejak kecil. Biasanya anak SD buang sampah sembarangan setelah jajan. Ini yang kita ubah. Kami libatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Disdik dalam program ini,” tambahnya.
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengatakan pentingnya peran generasi muda dan akademisi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Menurutnya, fenomena cuaca ekstrem seperti banjir dan kemarau panjang menjadi bukti nyata dampak krisis iklim.
“Masyarakat, termasuk mahasiswa, harus peduli terhadap lingkungan. Indonesia memiliki potensi energi terbarukan sebesar 3.700 GW, yang jika dioptimalkan bisa menjadi solusi strategis,” ujar Eddy dalam dialog bersama mahasiswa.
Ia menambahkan, MPR Goes to Campus merupakan bentuk kolaborasi antara lembaga legislatif dengan dunia pendidikan dalam mendukung riset, inovasi, dan transisi energi nasional.
“MPR adalah rumah rakyat sekaligus rumah kolaborasi. Jika semakin banyak pihak terlibat dalam menyelamatkan lingkungan, maka masa depan Indonesia akan jauh lebih baik,” katanya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!