VISI | Kickoff Pertandingan Lebih Awal, Alkohol dan KDRT
Penelitian ini dilakukan selama delapan tahun dengan menggunakan data panggilan administratif dan data kejahatan yang sangat rinci dan rutin dari Kepolisian Greater Manchester, dikombinasikan dengan informasi tentang waktu dari hampir 800 pertandingan yang dimainkan oleh Manchester United dan Manchester City antara April 2012 dan Juni 2019.
Mengubah waktu kick-off dan mengatur alkohol
Dengan adanya temuan-temuan ini, menggeser pertandingan sepak bola ke waktu yang lebih petang dapat menjadi langkah praktis untuk mengurangi kekerasan dalam rumah tangga. Waktu kick-off yang lebih awal, biasanya di sore hari, memberikan ruang untuk konsumsi alkohol yang berlebihan sepanjang hari.
Penelitian ini juga menunjukkan adanya korelasi langsung antara konsumsi alkohol dalam waktu lama dan lonjakan insiden kekerasan dalam rumah tangga pada malam hari. Menggeser jadwal pertandingan lebih petang dan pada hari kerja dapat secara signifikan mengurangi faktor risiko yang terkait dengan perilaku yang membahayakan ini.
Mengatasi akar penyebabnya Memahami bahwa ketika alkohol dan sepak bola bersatu, terlihat adanya peningkatan kekerasan dalam rumah tangga selama pertandingan ini menggeser fokus dari potensi intervensi.
Kebijakan yang ditujukan untuk mengurangi konsumsi minuman keras, terutama di sekitar waktu pertandingan, dapat memiliki dampak yang signifikan dalam mengurangi kekerasan dalam rumah tangga.
Pendekatan ini tidak hanya melindungi calon korban tetapi juga mempromosikan perilaku yang lebih sehat dan bertanggung jawab di antara para penggemar sepak bola.***
- Ria Ivandic adalah asisten profesor di University of Zagreb, Kroasia dan seorang associate di Centre for Economic Performance, London School of Economics, Inggris.
- Tom Kirchmaier adalah profesor tata kelola, risiko, regulasi, dan kepatuhan di Pusat Tata Kelola Perusahaan, Copenhagen Business School, Denmark. Beliau juga merupakan profesor di Centre for Economic Performance, London School of Economics, Inggris. Bidang penelitian utamanya adalah hukum dan ekonomi, kepolisian dan kejahatan, bank, pencucian uang dan kejahatan terorganisir, serta dewan (gender).
- Yasaman Saeidi adalah mahasiswa PhD di London School of Economics, Inggris.
- Neus Torres Blas adalah penasihat penelitian di Behavioural Insights Unit, sebuah organisasi sosial global yang berbasis di Inggris.
- Awalnya diterbitkan di bawah Creative Commons oleh 360info™.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!