Viral Aksi Tawuran di Sukabumi, Polisi Amankan 7 Pelaku Berstatus Pelajar
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 15 Maret 2025 | 08:06 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Polisi mengamankan 7 pelaku aksi tawuran yang terjadi di Kampung Cicewol, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di depan pabrik Kratingdaeng. Insiden yang terjadi pada Selasa (11/3/2025) dini hari itu sempat viral di media sosial dan meresahkan masyarakat.
Kapolsek Cidahu AKP Endang Slamet menjelaskan para pelaku diamankan dalam waktu yang berbeda yakni 3 orang pada Kamis (13/3/2025) dini harumi kemudian dari hasil pengembangan ditangkap 4 orang lagi pada Kamis sore. Seluruh pelaku berstatus pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Sukabumi.
Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka mengakui perbuatannya dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi serupa.
"Kami juga meminta para pelaku untuk membuat video permintaan maaf kepada masyarakat atas keresahan yang ditimbulkan," kata Endang.
Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Aah Saepul Rohman mengatakan 7 remaja yang masih berstatus sebagai pelajar tersebut dikenakan tindakan pembinaan kemudian dijemput oleh orang tuanya masing-masing.
"Kami sengaja memanggil para orang tua dari pelaku serta perangkat desa dimana para para remaja ini tinggal. Mereka membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan nya," ujar Aah.
Disamping itu Aah meminta kepada orang tua, para tokoh yang ada di masyarakat serta unsur perangkat pemerintah untuk sama-sama peduli terhadap aktivitas pergaulan remaja, jangan sampai para remaja tersebut melakukan perbuatan yang melanggar hukum atau malah menjadi korban seperti kejadian tawuran.
Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian menegaskan bahwa Polres Sukabumi tidak akan mentolerir aksi tawuran yang mengganggu ketertiban umum.
"Kami akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan represif untuk mencegah kejadian serupa. Peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam tindakan yang merugikan diri sendiri dan masyarakat," tegasnya.
Selain itu, Polres Sukabumi juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan keluarga para pelaku untuk memberikan pembinaan lebih lanjut. "Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, baik pelaku maupun masyarakat, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban," pungkas Samian. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!