Update Longsor-Banjir Sukabumi: 8.244 Jiwa Terdampak, 529 Orang Mengungsi
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 11 Maret 2025 | 14:50 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyatakan sebanyak 8.244 jiwa terdampak bencana banjir dan longsor. Selain itu, bencana yang terjadi pada Kamis (6/3/2025) itu membuat 529 jiwa mengungsi.
Jumlah jiwa terdampak serta yang mengungsi tersebut berada di 3 kecamatan yakni Kecamatan Palabuhanratu, Simpenan serta Lengkong. Dari 3 kecamatan tersebut, bencana tersebar di 17 desa.
“Total bencana yang terjadi yaitu 11 titik tanah longsor serta 17 lokasi banjir,” ujar Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna dalam keterangannya, Selasa (11/3/2025).
Bencana itu menyebabkan 359 rumah rusak berat, 1.074 rusak sedang dan 1.540 rumah rusak ringan. Sarana lain yang terdampak bencana yakni 37 jembatan, 10 TPT, 8 saluran air, 20 tempat ibadah, 7 sekolah dan 1 bangunan lainnya.
”Untuk korban jiwa yang sudah dinyatakan meninggal dunia itu 5 orang, kemudian 4 orang masih dinyatakan hilang dan masih dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan,” ujar Daeng.
Korban meninggal dunia yaitu Eneng Santi dan Siti Nurul Awalia di Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu kemudian Nendi Saputra (7) dan Yayar (70) di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan serta Ooy (69) di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan.
Adapun yang masih dinyatakan hilang berjumlah 4 jiwa yakni Darjat (60), Siti Maryam (35) dan Ahyar Fauzi (9) warga Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong kemudian Mondi (9) warga Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!