Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Update Longsor-Banjir Sukabumi: 8.244 Jiwa Terdampak, 529 Orang Mengungsi

Desi Rossilawati
Selasa, 11 Maret 2025 | 14:50 WIB
Bagikan
Update Longsor-Banjir Sukabumi: 8.244 Jiwa Terdampak, 529 Orang Mengungsi
VISI.NEWS | SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyatakan sebanyak 8.244 jiwa terdampak bencana banjir dan longsor. Selain itu, bencana yang terjadi pada Kamis (6/3/2025) itu membuat 529 jiwa mengungsi. Jumlah jiwa terdampak serta yang mengungsi tersebut berada di 3 kecamatan yakni Kecamatan Palabuhanratu, Simpenan serta Lengkong. Dari 3 kecamatan tersebut, bencana tersebar di 17 desa. “Total bencana yang terjadi yaitu 11 titik tanah longsor serta 17 lokasi banjir,” ujar Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna dalam keterangannya, Selasa (11/3/2025). Bencana itu menyebabkan 359 rumah rusak berat, 1.074 rusak sedang dan 1.540 rumah rusak ringan. Sarana lain yang terdampak bencana yakni 37 jembatan, 10 TPT, 8 saluran air, 20 tempat ibadah, 7 sekolah dan 1 bangunan lainnya. ”Untuk korban jiwa yang sudah dinyatakan meninggal dunia itu 5 orang, kemudian 4 orang masih dinyatakan hilang dan masih dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan,” ujar Daeng. Korban meninggal dunia yaitu Eneng Santi dan Siti Nurul Awalia di Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu kemudian Nendi Saputra (7) dan Yayar (70) di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan serta Ooy (69) di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan. Adapun yang masih dinyatakan hilang berjumlah 4 jiwa yakni Darjat (60), Siti Maryam (35) dan Ahyar Fauzi (9) warga Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong kemudian Mondi (9) warga Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.