Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Update Data Bencana Sukabumi: 1.901 Rumah Rusak Berat, Pengungsi 12.648 Jiwa

Desi Rossilawati
Jumat, 13 Desember 2024 | 13:14 WIB
Bagikan
Update Data Bencana Sukabumi: 1.901 Rumah Rusak Berat, Pengungsi 12.648 Jiwa

VISI.NEWS | SUKABUMI - Hujan deras yang mengguyur menyebabkan terjadinya bencana hidrometeologi di Kabupaten Sukabumi. Banjir, longsor, pergerakan tanah serta angin kencang menyebabkan kerusakan yang tak sedikit, ribuan warga pun harus mengungsi.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, hingga Kamis (12/12/2024) pukul 19.00 WIB, tercatat sebanyak 23.318 jiwa terdampak lalu yang mengungsi mencapai 12.648 jiwa.

Bencana itu terjadi di 39 kecamatan yang tersebar di 202 desa. Kecamatan tersebut yaitu Ciemas, Sukaraja, Simpenan, Cisolok, Cikakak, Warungkiara, Nagrak, Cicurug, Sagaranten, Gegerbitung, Sukalarang, Palabuhanratu, Cikembar, Bantargadung, Curugkembar, Lengkong, Nyalindung, Purabaya, Cicantayan, Kalibunder, Cidadap, Jampangtengah, Kabandungan, Cikidang, Parungkuda, Cibadak, Gunungguruh, Caringin, Parakansalak, Cisaat, Pabuaran, Waluran, Jampangkulon, Cibitung, Tegalbuleud, Cireunghas, Cimanggu, Cidahu dan Cidolog.

Dari 39 kecamatan itu, 7 kecamatan dalam status selesai penanganan darurat yaitu Sukaraja, Nagrak, Cicurug, Sukalarang, Parungkuda, Cisaat dan Cidahu.

Untuk total kejadian bencana, tanah longsor 355 kejadian, banjir 296 kejadian, angin kencang 35 kejadian dan pergerakan tanah 791 kejadian.

Kejadian tersebut menyebabkan ribuan rumah rusak, rinciannya rusak berat 1.901 unit, rusak sedang 1.944 unit dan rusak sedang 2.150 unit. Selanjutnya, sebanyak 47 jembatan, 17 TPT, 18 saluran air, 27 tempat ibadah, 126 sekolah dan 131 bangunan lainnya terdampak bencana yang terjadi pada Rabu (4/12/2024) lalu. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.