IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Upaya Kendalikan Sektor Pertanian, Bupati Bandung Launching 'Puas'

ED
Selasa, 11 Oktober 2022 | 21:44 WIB
Bagikan
Upaya Kendalikan Sektor Pertanian, Bupati Bandung Launching 'Puas'

VISI.NEWS | BANDUNG - Bupati Bandung HM Dadang Supriatna melaunching 'Puas' (Petani Menjual Langsung ke Konsumen ), dalam rangka pengendalian inflasi sektor pertanian, di Hotel Grand Sunshine, Soreang, Selasa (11/10/2022).

Bupati mengatakan bahwa inovasi tersebut dari Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bandung. "Ya ini tentu saya sambut dengan baik, bisa dikatakan 'Top BGT' (Top Banget), dengan kolaborasi pasar tani yang ditindaklanjuti perkumpulan tani juga, menampung langsung dari petani dan sifatnya hanya kordinasi, yang mana dijual langsung pada konsumen, " ujarnya.

Bupati sangat mengapresiasi langkah terobosan ini. Ia pun meminta stakeholder yang ada di Kabupaten Bandung agar bisa mengembangkan program tersebut.

"Maka saya meminta semua ASN beserta perangkatnya, baik itu para dinas, para camat juga para kepala desa, rumah sakit dan Puskesmas, baik itu di kantor maupun depan rumahnya masing masing itu di wajibkan menjual hasil produk pertanian Kabupaten Bandung dengan program 'Pasti'-ya. Juga kepada Bank BPR Kerta Raharja dan Bank BJB untuk memfasilitasi petani lokal melalui program 'Puas' dan 'Pasti'," jelas bupati.

Ia pun menyampaikan bahwa sudah disiapkan anggaran untuk para tani tahun depan. "Insya allah tahun 2023, kita akan dorong para petani memberikan hibah sekitar Rp. 25 miliar, untuk bagaimana supaya petani eksis dan bisa melaksanakan kegiatan di Kabupaten Bandung," pungkasnya @gustav

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.