Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Uni Eropa Perketat Aturan Impor Pangan Demi Lindungi Petani Lokal

Desi Rossilawati
Jumat, 21 Februari 2025 | 22:10 WIB
Bagikan
Uni Eropa Perketat Aturan Impor Pangan Demi Lindungi Petani Lokal
VISI.NEWS | BANDUNG - Uni Eropa (UE) berencana memperketat aturan impor pangan yang tidak memenuhi standar keamanan dan lingkungan. Kebijakan ini merupakan bagian dari tinjauan pertanian yang diumumkan pada Rabu (19/2/2025) sebagai respons terhadap protes petani yang merasa dirugikan oleh kebijakan perdagangan saat ini. Komisi Eropa mengusulkan langkah-langkah baru untuk melindungi sektor pertanian yang meskipun menyerap sepertiga dari anggaran Uni Eropa, kerap dikritik akibat kebijakan perdagangan yang dinilai terlalu liberal. Dalam beberapa bulan terakhir, petani di berbagai negara Uni Eropa melakukan demonstrasi menuntut pengurangan beban regulasi, peningkatan pendapatan, serta perlakuan adil terhadap produk lokal dibandingkan dengan barang impor. Menurut Wakil Presiden Komisi Eropa, Raffaele Fitto, kebijakan baru ini merupakan upaya nyata dalam menanggapi keluhan petani. Salah satu langkah utama dalam kebijakan ini adalah penerapan standar produksi yang lebih ketat bagi produk pangan impor agar tidak merugikan sektor pertanian dalam negeri. "Visi untuk Pertanian dan Pangan adalah tanggap kuat atas seruan bantuan ini," ujar Fitto. Salah satu fokus utama kebijakan ini adalah memastikan bahwa pestisida berbahaya yang dilarang di Uni Eropa juga tidak masuk kembali melalui produk pangan impor. Langkah ini diambil untuk melindungi kesehatan masyarakat serta menjaga keseimbangan lingkungan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.