Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Turki Putuskan Semua Hubungan Diplomatik dengan Israel, Erdogan Tegaskan Tidak Akan Ada Normalisasi di Masa Depan

Desi Rossilawati
Jumat, 15 November 2024 | 20:40 WIB
Bagikan
Turki Putuskan Semua Hubungan Diplomatik dengan Israel, Erdogan Tegaskan Tidak Akan Ada Normalisasi di Masa Depan
VISI.NEWS | TURKI - Pemerintah Turki mengumumkan telah memutuskan semua hubungan diplomatik dengan Israel. Presiden Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa Turki, di bawah kepemimpinannya, tidak akan melanjutkan atau mengembangkan hubungan dengan Israel. "Pemerintah Republik Turki, di bawah kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan, tidak akan melanjutkan atau mengembangkan hubungan dengan Israel," kata Erdogan saat diwawancara wartawan usai melakukan kunjungan ke Arab Saudi dan Azerbaijan, Rabu (13/11/2024). "Koalisi penguasa kami bertekad dalam keputusannya untuk memutus hubungan dengan Israel, dan kami akan mempertahankan sikap ini di masa depan," lanjut Erdogan.
Selain itu, Erdogan mengungkapkan bahwa Turki akan berupaya keras untuk meminta pertanggungjawaban Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terkait dugaan tindakan genosida yang dilakukan terhadap warga Gaza. Erdogan menganggap tindakan Israel di Gaza sebagai pelanggaran hukum internasional. Meski Turki sudah menarik duta besarnya dari Israel pada tahun lalu, dan Israel juga menarik duta besarnya dari Ankara, hubungan diplomatik antara kedua negara sempat berjalan normal. Namun, pada awal November, Turki mengambil langkah lebih lanjut dengan memberlakukan embargo senjata terhadap Israel, sebagai upaya untuk menghentikan pasokan senjata yang digunakan dalam serangan terhadap Gaza. Erdogan mengungkapkan bahwa sebanyak 52 negara dan 2 organisasi internasional telah memberikan dukungan terhadap keputusan Turki untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel. "Kami baru-baru ini menyampaikan surat resmi kami mengenai inisiatif ini kepada presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata Erdogan. "Selama pertemuan puncak kami di Riyadh, diambil keputusan untuk mengundang semua organisasi dan anggota Liga Arab untuk menandatangani surat ini," lanjut dia. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.