Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Tubuh Lebih Siap Makan Pagi daripada Malam, Ini Alasannya

Desi Rossilawati
Senin, 14 April 2025 | 00:04 WIB
Bagikan
Tubuh Lebih Siap Makan Pagi daripada Malam, Ini Alasannya
VISI.NEWS | BANDUNG - Pepatah lama yang bilang 'Sarapan seperti raja, makan siang seperti pangeran, dan makan malam seperti orang miskin' ternyata punya dasar ilmiah. Para ahli sepakat bahwa waktu makan sangat memengaruhi metabolisme dan kesehatan secara keseluruhan. Menurut sejumlah penelitian, makan besar di malam hari bisa meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, hingga peradangan. Hal ini terjadi karena jam biologis tubuh tidak bekerja optimal di malam hari. Ahli kronobiologi, Frank AJL Scheer, menjelaskan bahwa di pagi hari, tubuh kita berada dalam kondisi siap menerima asupan gizi karena organ metabolisme seperti hati dan pankreas bekerja maksimal. Namun menjelang malam, kinerja organ-organ ini melambat. "Namun, seiring berjalannya hari, organ-organ yang membantu Anda memetabolisme nutrisi, seperti hati dan pankreas, mulai merespons lebih lambat," kata Scheer. Selain itu, menjelang waktu tidur, tubuh mulai memproduksi hormon melatonin yang bisa menghambat pelepasan insulin. Akibatnya, gula darah jadi sulit dikendalikan jika kita mengonsumsi makanan berat di malam hari. "Penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan besar di malam hari dapat meningkatkan aktivitas jalur metabolisme tertentu yang menyebabkan penyimpanan lemak saat tidur," tambah Scheer. Fakta lain dari tinjauan sembilan studi juga menunjukkan, orang yang mengonsumsi kalori lebih banyak di pagi atau siang hari cenderung mengalami penurunan berat badan lebih baik dibanding mereka yang lebih banyak makan malam. Ahli gizi juga menyarankan agar sarapan dan makan siang menjadi prioritas dengan menu bergizi dan berprotein. Jika porsi pagi dan siang sudah cukup besar, biasanya rasa lapar di malam hari akan berkurang dengan sendirinya. Jadi, meskipun makan malam tetap penting, porsinya sebaiknya tidak melebihi makan sebelumnya agar tubuh tetap sehat dan metabolisme terjaga. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.