Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Trump Tunda Tarif 25%, Meksiko dan Kanada Dapat Napas Lega

Desi Rossilawati
Jumat, 7 Maret 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Trump Tunda Tarif 25%, Meksiko dan Kanada Dapat Napas Lega
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda penerapan tarif pada produk dari Meksiko dan Kanada yang tercakup dalam perjanjian dagang USMCA (United States-Mexico-Canada Agreement). Keputusan ini diambil setelah Trump berbicara dengan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan melakukan negosiasi dengan pejabat Kanada. Trump mengumumkan bahwa tarif ditunda hingga 2 April 2025, sebagai bentuk penghormatan terhadap Presiden Sheinbaum. Ia menegaskan bahwa hubungan AS-Meksiko tetap baik, terutama dalam kerja sama pengendalian imigrasi ilegal dan perdagangan fentanyl. "Saya melakukan ini sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden Sheinbaum. Hubungan kami sangat baik, dan kami bekerja sama dalam masalah perbatasan, baik dalam menghentikan imigran ilegal maupun perdagangan fentanyl," tulis Trump di media sosial Truth Social dikutip CNN, Jumat (7/3/2025). Meskipun ada penundaan, tarif tetap mengancam sebagian besar produk. Hanya 50% impor dari Meksiko dan 36% dari Kanada yang benar-benar memenuhi ketentuan USMCA. Beberapa produk seperti alpukat tetap berisiko dikenakan tarif karena biaya kepatuhan yang tinggi. Sektor otomotif mendapat pengecualian dengan penundaan tarif selama satu bulan. Namun, pemerintah AS berharap perusahaan otomotif memindahkan lebih banyak produksi ke dalam negeri untuk menghindari tarif di masa depan. Para ahli menilai hal ini sulit diwujudkan dalam waktu singkat. Sementara itu, sektor energi Kanada tetap dikenakan tarif 10%, yang diperkirakan akan meningkatkan harga bahan bakar di wilayah timur laut AS. Sheinbaum menegaskan bahwa pembicaraan dengan Trump berlangsung dalam suasana saling menghormati, meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai kebijakan tarif. Penundaan ini disambut baik oleh pelaku bisnis, terutama di sektor otomotif dan pertanian. Namun, ketidakpastian kebijakan perdagangan AS di bawah Trump tetap menjadi kekhawatiran utama bagi investor. Pasar saham AS pun berfluktuasi setelah pengumuman ini, dengan investor menunggu kejelasan lebih lanjut soal penerapan tarif pada bulan April. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.