Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Trump Keluarkan Kebijakan Baru, Larang Pasukan Transgender dalam Militer

Desi Rossilawati
Selasa, 28 Januari 2025 | 22:10 WIB
Bagikan
Trump Keluarkan Kebijakan Baru, Larang Pasukan Transgender dalam Militer
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang secara eksplisit menghapus "ideologi transgender" dari militer. Langkah ini dinilai sebagai kemunduran besar bagi hak-hak komunitas LGBTQ. Perintah tersebut diumumkan pada pertemuan Kongres Partai Republik di Miami, Senin (27/1/2025). "Untuk memastikan bahwa kita memiliki kekuatan tempur yang paling mematikan di dunia, kita akan menyingkirkan ideologi transgender dari militer kita," kata Trump Seorang pejabat Gedung Putih menambahkan bahwa perintah tersebut akan berisi langkah penghapusan radikalisme gender dari lingkungan militer. Sebelumnya, kebijakan yang mendukung pasukan transgender di militer mulai diterapkan pada 2016 di bawah Presiden Barack Obama. Namun, saat menjabat di periode pertamanya, Trump sempat menunda kebijakan tersebut hingga akhirnya membatalkannya secara resmi pada 2018, dengan alasan bahwa tentara transgender dianggap mahal dan mengganggu kesiapan serta kohesi di antara prajurit. Langkah ini sebelumnya sempat dibalikkan oleh Presiden Joe Biden pada 2021, yang membuka kembali peluang bagi transgender untuk masuk dan melayani secara terbuka dalam militer. Meski hanya sekitar 15 ribu personel transgender dari lebih dua juta anggota layanan berseragam, kebijakan pemecatan mereka dipandang sebagai ancaman terhadap kekuatan militer AS yang saat ini sudah menghadapi tantangan dalam merekrut personel baru. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.