Trump Desak China Buka Pasar, Tawarkan Penurunan Tarif Impor
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 11 Mei 2025 | 22:00 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan potensi pelonggaran tarif impor terhadap produk-produk asal China menjelang pertemuan dagang bilateral yang akan digelar di Jenewa akhir pekan ini.
Trump menyebutkan bahwa tarif 80 persen terhadap China 'tampaknya tepat' dalam unggahan di Truth Social, Jumat (9/5/2025), sebuah penurunan signifikan dari bea masuk sebelumnya yang bisa mencapai hingga 145 persen, bahkan 245 persen dalam kasus tertentu.
Pernyataan Trump tersebut muncul di tengah harapan akan tercapainya kesepakatan dagang antara kedua negara, menyusul ketegangan berkepanjangan dalam hubungan perdagangan. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dijadwalkan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng di Swiss untuk membahas kemungkinan normalisasi tarif dan akses pasar.
Meski demikian, Trump belum memberikan kejelasan apakah tarif 80 persen akan diberlakukan secara permanen atau hanya bersifat sementara selama negosiasi berlangsung.
Dalam unggahan terpisah yang ditulis dengan huruf kapital, Trump juga mendesak China untuk membuka akses pasar bagi produk-produk Amerika.
"China harus membuka pasarnya untuk AS... akan sangat baik bagi mereka!!! Pasar tertutup tidak berfungsi lagi!!!" tulis Trump.
Pernyataan ini datang tak lama setelah Trump mengumumkan kesepakatan dagang baru dengan Inggris, kesepakatan pertama sejak AS memberlakukan tarif besar-besaran bulan lalu. Ia menyebut kesepakatan itu sebagai awal dari serangkaian perjanjian dagang baru, dengan Uni Eropa dan China sebagai target berikutnya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!