Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Trump: Banyak Peminat TikTok, Kesepakatan Akan Segera Terwujud

Desi Rossilawati
Senin, 31 Maret 2025 | 22:10 WIB
Bagikan
Trump: Banyak Peminat TikTok, Kesepakatan Akan Segera Terwujud
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan bahwa kesepakatan antara perusahaan induk TikTok, ByteDance, dan calon pembeli akan tercapai sebelum batas waktu 5 April. Sejak Januari, TikTok diperintahkan untuk mencari pembeli non-China atau menghadapi larangan di AS, sesuai dengan undang-undang 2024 yang dikeluarkan dengan alasan keamanan nasional. "Kami memiliki banyak calon pembeli. Ada minat yang luar biasa terhadap TikTok," ujar Trump, Minggu (30/3/2025), seperti dikutip dari Channel News Asia. Hingga saat ini, TikTok belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Trump. Namun, beberapa investor tengah mempertimbangkan langkah strategis mereka terhadap masa depan platform tersebut. Laporan Reuters pada Jumat menyebutkan bahwa perusahaan ekuitas swasta Blackstone sedang mengevaluasi kemungkinan investasi minoritas dalam operasi TikTok di AS. Blackstone juga tengah berdiskusi dengan pemegang saham ByteDance non-China, termasuk Susquehanna International Group dan General Atlantic, yang menjadi kandidat utama dalam upaya menguasai TikTok di AS. Pemerintah AS menilai kepemilikan TikTok oleh ByteDance berisiko karena dikhawatirkan dapat digunakan oleh pemerintah China untuk operasi pengaruh dan pengumpulan data warga Amerika. Trump sendiri sempat menyatakan bersedia memperpanjang tenggat waktu jika diperlukan, tetapi ia tetap menginginkan kepemilikan TikTok diubah. Wakil Presiden AS JD Vance optimistis bahwa kesepakatan penjualan TikTok akan tercapai sebelum tenggat waktu yang ditentukan. Sementara itu, Gedung Putih dikabarkan turut aktif dalam pembahasan kesepakatan ini, bahkan berperan seperti bank investasi dalam proses negosiasi. Meskipun masa depan TikTok di AS masih belum pasti, platform ini saat ini memiliki sekitar 170 juta pengguna di negara tersebut, menjadikannya salah satu aplikasi media sosial paling populer. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.