IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Tinjau Banjir di Baleendah, Bupati, "Yang Tadinya 3.000 Hektare Banjir di Kabupaten Bandung Saat ini Sekitar 1000 Hektare"

ED
Selasa, 25 Oktober 2022 | 02:04 WIB
Bagikan
Tinjau Banjir di Baleendah, Bupati, "Yang Tadinya 3.000 Hektare Banjir di Kabupaten Bandung Saat ini Sekitar 1000 Hektare"

"Yang tadinya hampir 3.000 hektare yang terendam banjir di Kabupaten Bandung. Saat ini, hampir sekitar 1000 hektare, bahkan bisa kurang. Mohon bersabar dan tentunya pemerintah melakukan langkah-langkah dan ikhtiar, di antaranya melalui program Citarum Harum, BBWS Citarum, PSDA yang berkolaborasi dengan PUTR," tuturnya.

Bupati Bandung menegaskan disaat terjadi banjir dan longsor, pihaknya langsung memerintahkan BPBD untuk turun langsung ke lapangan.

"Termasuk Pak Camat, Pak Lurah, Pak Danramil, Pak Kapolsek, semuanya bekerja. Jadi tidak tinggal diam, masih adanya genangan air di Kampung Muara Andir lll karena ada persoalan pada bagian saluran drainase.

Kita akan segera melakukan penataan saluran drainase, dan DED (Detail Engineering Design) sudah selesai dibuat. Saya juga sudah bicara dengan BBWS Citarum, dan salah satu faktor saluran drainase yang ada di Kampung Muara Andir itu supaya bisa masuk ke danau Andir atau kolam retensi Andir atau langsung ke Sungai Citarum," tutur Bupati

Tapi persoalannya ia mengatakan, ketinggian permukaan air di aliran sungai itu lebih tinggi, dibandingkan dengan permukaan dataran yang ada di perumahan atau permukiman warga.

"Solusinya ada dua, pertama permukiman rumah warga itu harus diurug lahannya atau kedua dengan cara relokasi. Tapi kalau masyarakat tetap bertahan, maka saluran drainase yang menuju ke kolam retensi Andir harus dibuat. Kami sudah buatkan DED-nya. Insya Allah kita akan bantu melalui program APBD Kabupaten Bandung," tuturnya.

Bupati Bandung juga akan menambah pompa air untuk menyedot genangan air di lokasi banjir Dayeuhkolot.

"Termasuk pembangunan kolam retensi akan diusulkan serta penataan saluran drainase ke retensi," pungkasnya. @gustav

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.