IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Tim Monev Dinkes Solo Karantina Obat-obatan Sirup Agar Tak Dijual

ED
Selasa, 25 Oktober 2022 | 05:32 WIB
Bagikan
Tim Monev Dinkes Solo Karantina Obat-obatan Sirup Agar Tak Dijual

"Produk yang tidak memenuhi syarat sudah tidak dijual. Tetapi di rumah sakit masih ada sediaan obat sirup,  karena dibutuhkan untuk pengobatan tertentu yang dianggap efektif," sambungnya.

Tim Monev Dinkes Pemkot Solo, katanya lagi, akan tetap menjalankan tugas pengawasan dan melakukan update data untuk memastikan tidak ada obat-obatan sirup yang mengandung cemaran. Kepala Dinkes Pemkot Solo minta, masyarakat tetap tenang. Kegiatan monitoring dan evaluasi yang akan terus dilakukan, sifatnya sebagai kehati-hatian untuk memastikan obat-obatan yang dikonsumsi masyarakat aman.

"Meskipun dampak dari pemberitaan sudah tidak ada orang membeli obat yang dilarang, kami menghimbau agar toko-toko tidak menjual obat sirup. Masyarakat juga kita minta saling mengawasi, sehingga meskipun ada toko yang menjual tidak ada yang beli," tandasnya.@tok

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.