Tidak Hadiri KTT G7, Prabowo Utamakan Pertemuan dengan Putin
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 12 Juni 2025 | 18:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dipastikan batal menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 yang akan digelar di Kanada pada 17 Juni 2025.
Hal ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Roy Soemirat, yang menyatakan bahwa Presiden telah lebih dahulu menerima undangan resmi dari Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong.
"Maka Bapak Presiden tidak dapat hadir pada pertemuan (KTT G7) tersebut," ujar Roy, Kamis (12/6/2025).
“Karena sudah ada komitmen lebih awal, Bapak Presiden tidak dapat menghadiri KTT G7 di Kanada,”
Meski tidak hadir secara langsung, Prabowo tetap menunjukkan itikad baik dengan menghubungi langsung Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, untuk menyampaikan permohonan maaf dan alasan ketidakhadirannya.
Dalam percakapan tersebut, Prabowo juga menegaskan dukungan Indonesia terhadap penyelenggaraan KTT G7 dan pentingnya penguatan kerja sama antara negara-negara anggota G7 dengan mitra global.
"Itu disampaikan langsung oleh Bapak Presiden pada Perdana Menteri Kanada pada saat berlangsungnya telepon antara kedua pimpinan (negara)," tutur Roy.
Undangan resmi kepada Presiden Prabowo sebagai tamu G7 sebenarnya telah disampaikan oleh PM Kanada pada 6 Juni 2025. Namun, karena agenda pertemuan dengan Rusia dan Singapura telah dijadwalkan lebih dahulu, Presiden memutuskan untuk memprioritaskan kehadirannya di pertemuan tersebut.
Sebelumnya, sejumlah pihak berharap Prabowo dapat memanfaatkan forum G7 untuk menyuarakan isu-isu penting seperti konflik Palestina-Israel dan ketimpangan global. Meski tidak hadir, Indonesia tetap berkomitmen pada dialog internasional yang konstruktif dalam berbagai forum multilateral. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!