Tiada Lagi Mas Tjahjo Kumolo
Hari itu Mas Tjahjo mendapat suprise dari Kappija 21 berupa bingkisan pass foto dirinya masa muda ketika mendaftar ikut program di tahun 1984.
Karier politik Tjahjo sudah berlangsung 40 tahun. " 30 tahun di antaranya menjadi anggota parlemen. Terus menerus. Memecahkan rekor Muri,” ujarnya berseloroh di depan Alumni Kappija waktu itu.
Tjahjo Kumolo lahir 1 Desember 1957 adalah politikus senior Indonesia yang saat wafat memangku jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia sejak 23 Oktober 2019. Tjahjo sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Indonesia dari 27 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019 pada Kabinet Kerja. Di masa Orde Baru Tjahjo Kumolo tercatat sebagai Ketua Umum KNPI dan anggota Partai Golongan Karya.
Sahabat yang care
Sekitar dua minggu Tjahjo dirawat di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, karena infeksi paru-paru. Kemarin, Kamis (30/6/2022) ketika bertemu Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Prof Dr. Zudan Arif Fakrulloh di kantornya, saya menanyakan kabar Thahjo. Dari Zudan saya tahu kondisi kesehatannya cukup kritis. Zudan yang baru saja membesoeknya sudah seminggu ini Tjahjo "ditidurkan" oleh dokter untuk mengatasi masalah di paru-parunya.
"Silahkan saja Mas kalau mau besoek. Hubungi saja keluarganya. Yang pasti harus test Swab PCR sebelum ke sana, " saran Zudan.
Belum duapuluh empat jam informasi itu berlalu, muncul berita duka Mas Tjahjo meninggal dunia Jumat (1/7/2022) siang. Tjahjo Kumolo adalah sahabat sejati. Persahabatan kami sudah berjalan puluhan tahun. Saya ikut meliput ketika dia terpilih sebagai Ketua Umum KNPI.
Saya terakhir bertemu fisik dengan almarhum di Munas Kappija 21, tanggal 14 Desember 2019 itu. Sebab setelahnya, pandemi Covid-19 melanda Tanah Air dan komunikasi kami pun hanya berlangsung lewat WhatsApp.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!