Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026

Terima Kunjungan DPD PAI, Hj. Emma Dety Bahas Potensi Budidaya Anggrek untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

ED
Selasa, 3 Januari 2023 | 21:54 WIB
Bagikan
Terima Kunjungan DPD PAI, Hj. Emma Dety Bahas Potensi Budidaya Anggrek untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

VISI.NEWS | BANDUNG - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna menerima kunjungan jajaran Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Anggrek Indonesia (DPD PAI) Provinsi Jawa Barat di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Kab. Bandung, Selasa (3/1/22).

Pertemuan yang dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung HA Tisna Umaran, dan Kabid Sarana Ir. Agus Lukman ini membahas perkembangan dan budidaya anggrek dalam upaya menumbuhkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Selain itu dibahas pula pengembangan budidaya anggrek sebagai destinasi wisata agro, dan peluangnya sebagai komoditi eksport.

Emma Dety mengatakan, setelah menerima kunjungan dari jajaran DPD PAI Provinsi Jawa Barat itu, pihaknya akan berdiskusi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bandung terkait pengembangan wisata anggrek.

Emma Dety menyebutkan bahwa Kabupaten Bandung memiliki banyak wisata alam dan anggrek dapat dimasukkan menjadi kawasan destinasi wisata kedepannya. "Dengan mengembangkan budidaya anggrek, tentunya bisa juga meningkatkan ekonomi masyarakat. Nantinya, kita akan memberikan edukasi kepada masyarakat, minimal warga setempat bisa menanam bibit anggrek. Jangan sampai bibit tanamannya diimpor dari luar, tapi kita juga harus bisa membuat dan mengembangkannya," tutur Emma Dety.

Ia berharap melalui pengembangan budidaya anggrek bisa memberikan nilai tambah atau penghasilan bagi masyarakat.

Emma Dety juga melihat bahwa kawasan Kecamatan Pasirjambu, merupakan daerah pertanian yang cukup potensial untuk pertanian anggrek. Namun dirinya juga mengatakan bahwa budidaya pertanian anggrek bisa dikembangkan di setiap kecamatan di Kabupaten Bandung. "Kita bikin contoh dulu. Satu desa satu kecamatan dulu, supaya nanti bisa berkembang," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kab. Bandung A. Tisna Umaran mengatakan, budidaya tanaman anggrek, apalagi pada masa pasca pandemI Covid-19 bisa dikembangkan di rumah-rumah warga masing-masing.

"Memelihara anggrek ini bisa menjadi sumber pendapatan, apalagi anggrek yang langka dan bagus harganya tidak terstandar. Harganya lebih pada nilai seni. Tidak ada standar," ujar Tisna.

Oleh karena itu, imbuh Tisna Umaran, di wilayah Kabupaten Bandung berpotensi menjadi induk bisnis anggrek."Potensi sekali kalau anggrek dikembangkan di Kabupaten Bandung. Memang anggrek dari dulu sudah ada di Kabupaten Bandung dan potensinya sudah luar biasa," katanya.

Menurut Tisna, Dinas Pertanian berusaha untuk mendorong pengembangan budidaya anggrek menjadi lahan bisnis yang menguntungkan bagi masyarakat.

Ia pun mengungkapkan, potensi permintaan anggrek dari luar negeri cukup tinggi. Apalagi, pengembangan anggrek di Kabupaten Bandung dekat dengan Kota Bandung, Bandung Raya serta Jakarta. "Anggrek yang dihasilkan di kita itu ekslusif, bisa diekspor ke Taiwan, Singapura, dan negara lainnya dengan standar kualitas anggrek yang bagus," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD PAI Provinsi Jawa Barat Romlah Wikardi, mengatakan, anggrek sangat berpotensi sebagai peluang bisnis di Jawa Barat. "Bisnis anggrek sangat menjanjikan. Potensi pertaniannya luar biasa, mulai dari penyilangan sampai pembibitan anggrek," kata Romlah.

Ia berharap pengembangan budidaya anggrek di Kabupaten Bandung lebih cepat dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya. "Anggrek bisa menjadi agrowisata," ungkapnya.

Romlah juga berharap agar pengembangan anggrek di Kabupaten Bandung bisa memasyarakat sampai ke level bawah. "Insya Allah anggrek itu tanaman yang mempunyai nilai tinggi," pungkasnya.@gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.