Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Temuan Produk Mengandung Unsur Babi di Minimarket Tasikmalaya

Desi Rossilawati
Kamis, 24 April 2025 | 18:30 WIB
Bagikan
Temuan Produk Mengandung Unsur Babi di Minimarket Tasikmalaya

VISI.NEWS | TASIKMALAYA - Produk makanan yang sudah dinyatakan mengandung unsur babi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), ternyata masih beredar di Kota Tasikmalaya.

Hal itu terungkap saat Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra bersama dinas terkait melakukan inspeksi ke sebuah minimarket di sekitar Jalan Aboh Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, Kamis (24/4/2025).

Di toko itu ditemukan produk makanan sejenis marshmallow yang masuk dalam daftar produk pangan olahan yang mengandung unsur babi (porcine) yang dirilis BPJPH.

Atas temuan itu, pihak toko diimbau tak menjual lagi produk itu. Pihak toko diminta tak memajang lagi di etalase. "Ya kami temukan satu produk, menurut pihak minimarket, produk ini sudah dilakukan retur (pengembalian), tapi masih ada pengiriman. Tapi yang penting, sudah tidak boleh diperjualbelikan, karena sudah ditolak," kata Diky.

Diky mengatakan Pemkot Tasikmalaya akan mengecek minimarket dan toko lain untuk memeriksa produk-produk yang sudah dinyatakan mengandung unsur babi. Diky memaparkan bahwa pertimbangan kesehatan dan kehalalan produk harus diutamakan. Karena mayoritas masyarakat di Tasikmalaya beragama Islam. "Kita akan mencari tempat yang lain lagi. Yang jelas ini kita lihat baru tiga unsur, unsur pertama kesehatan, makanya BPOM melarang, yang kedua unsur di bawah Kementerian Agama mengenai produk halal, lalu dari pandang sudut agama, ini juga bagi mayoritas muslim, tentunya ini sangat mencederai. Mudah-mudahan hal-hal semacam ini tidak terjadi lagi," jelasnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya, Apep Yosa mengatakan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya perlindungan konsumen. "Kami ingin memastikan Kota Tasikmalaya tetap bersih dari peredaran produk yang tidak sesuai dengan ketentuan, apalagi ini menyangkut sensitivitas umat Islam. Kota ini dikenal religius, jadi kami ingin pastikan konsumen terlindungi," ujar Apep.

Ketua Komisi II DPRD Rahmat Sutarman menyayangkan temuan itu masih dipajang atau masih dijual. Meski menurut pengakuan pihak toko, produk iti sudah tidak diregister di daftar barang dagangan. Sehingga ketika di kasir pun, tidak akan muncul data atau harganya. "Sayangnya masih ada satu produk terpajang, produk marshmallow, sekarang sudah ditarik dan tidak diedarkan. Menurut mereka ketika dicek di kasir juga dari sistem administrasi itu sudah menutup, sudah tidak dijual lagi," kata Rahmat. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.