Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Telat Diangkut, Sampah di Cisaat Sukabumi Menumpuk di Pinggir Jalan

Desi Rossilawati
Senin, 5 Mei 2025 | 19:27 WIB
Bagikan
Telat Diangkut, Sampah di Cisaat Sukabumi Menumpuk di Pinggir Jalan
VISI.NEWS | SUKABUMI - Warga Kampung Cibatu Caringin, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengeluhkan tumpukan sampah akibat sering telatnya sampah diangkut. Menurut warga, penumpukan sampah ini diperparah oleh ulah pembuang sampah sembarangan. Pantauan visi.news, titik tumpukan sampah itu diantaranya berada di RT 29/05 serta RT 32/05. Lokasi itu tepat dipinggir jalan raya Cibatu yang merupakan jalur protokol Sukabumi-Bogor. "Sampah menumpuk seperti ini gara-gara telat ngangkut. Biasanya setiap lancar setiap hari, cuman dalam sebulan ini agar lambat," ujar warga Dede (55). Menurut Dede penyebab sampah telat diangkut sebab kendaraan pengangkut sampah mogok. "Kalau dari petugas yang biasa mengangkut sampah kondisi ini disebabkan kendaraan pengangkut sampah mogok," imbuhnya. Selain membuat lingkungan kumuh, sampah pun menimbulkan bau tak sedap. Dede menyatakan warga dilingkungan RT 32 serta pedagang rutin membayar iuran pengangkutan sampah. Iuran itu ditarik setiap sebulan sekali. Sampah tersebut disimpan dipinggir jalan untuk mempermudah proses pengangkutan, namun tempat dikumpulkannya sampah ini dimanfaatkan para pembuang sampah diluar lingkungan. "Jadi kan dikhususkan untuk RT 32 cuman sekarang banyak pembuang sampah diluar RT 32 buang sampah diwilayah ini. Maka dari itu, kepada pihak terkait tolong pengangkutan sampahnya dilancarkan kembali," pungkasnya. Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Prasetyo menuturkan sampah di wilayah tersebut telat diangkut karena sedang dilakukan perbaikan pada bak truk. Dia menyatakan sudah berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah (Korwil) pengangkut sampah, menurut pihak korwil sampah di lokasi itu akan segera diangkut dengan meminjam mobil lain. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.