Teh Vivi: Kisah Pilu di Tengah Euforia Kemenangan Persib
VISI.NEWS | BANDUNG - Malam kemenangan Persib Bandung pada Jumat, (31/05/2024), yang seharusnya menjadi momen penuh sukacita, berakhir duka bagi Teh Vivi dan keluarganya. Kendaraan mereka menjadi sasaran pengrusakan oleh kelompok oknum yang tak bertanggung jawab di tengah keramaian perayaan.
Kronologi Mencekam di Tengah Kegembiraan
Teh Vivi dan suaminya merupakan warga Bandung Barat, tepatnya dari Padalarang. Setiap hari mereka bekerja di Kota Bandung, dan seperti malam itu, mereka hendak menjemput anak-anak mereka yang dititipkan pada orang tua mereka selama mereka bekerja.
Di perjalanan pulang, mobil dengan plat nomor "B" yang mereka kendarai menarik perhatian beberapa oknum Bobotoh. Mereka meneriaki mobil tersebut hanya karena pelat nomornya. Sang suami tetap tenang dan tidak menggubris, tetapi kelompok tersebut tidak berhenti di situ. Mereka mendekati mobil sambil mengacungkan besi panjang.
Teh Vivi yang berada di dalam mobil sudah panik. Ia berteriak, "Kami juga orang Bandung, tolong ada anak kecil di dalam mobil," sambil menyalakan lampu mobil dengan harapan membuat mereka sadar akan situasi yang sesungguhnya. Namun, seruan itu tidak diindahkan. Kaca mobil mereka dipecahkan, tepat di atas anak-anaknya yang ketakutan dan terpojok di dalam mobil. Pecahan kaca menghujani tubuh anak-anaknya, membuat mereka menangis histeris.
Beruntung, ada satu orang dari kelompok tersebut yang menghentikan tindakan brutal teman-temannya, memungkinkan Teh Vivi dan keluarganya melarikan diri dari situasi mencekam itu. Namun, trauma sudah terlanjur membekas dalam benak anak-anaknya.
Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga
Tindakan pengrusakan oleh segelintir orang yang tidak bermoral ini sungguh memalukan. Alih-alih mencerminkan semangat kemenangan, justru menunjukkan sisi gelap yang merusak citra dan kebahagiaan bersama.
Bandung: Kota Wisata yang Damai
Bandung dikenal sebagai kota tujuan wisata, kota yang ramah dan penuh kasih. Mengingat hal itu, kami dengan penuh hormat mengimbau para fans Persib untuk tidak melakukan pengrusakan dan mengganggu kenyamanan publik selama konvoi perayaan. Mari kita jaga Bandung tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan untuk semua.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!