Tanwir IMM XXXIII di Malang, Angkat Tema “Energi Kolektif untuk Negeri”
VISI.NEWS | MALANG – Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke-XXXIII akan segera digelar di Kota Malang pada 28–31 Oktober 2025. Forum permusyawaratan tertinggi kedua setelah Muktamar ini akan dihadiri oleh ratusan peserta dari seluruh Indonesia, terdiri dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM se-Indonesia.
Sekretaris Jenderal DPP IMM, M. Zaki Mubarak, menjelaskan bahwa Tanwir kali ini mengangkat tema “Energi Kolektif untuk Negeri.” Tema tersebut, katanya, merupakan hasil refleksi panjang terhadap kondisi sosial dan kebangsaan Indonesia saat ini. “Energi kolektif untuk negeri menekankan pentingnya kolektivitas dan solidaritas kader IMM sebagai kelompok strategis mahasiswa untuk menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa,” ujar Zaki, Kamis (23/10/2025).
Zaki menambahkan bahwa Tanwir akan menjadi forum evaluasi atas pencapaian setengah periode kepemimpinan DPP IMM sekaligus ajang merancang strategi ke depan. “Tanwir juga akan meresmikan batik resmi organisasi dan mengesahkan beberapa pedoman penting, termasuk sistem perkaderan dan administrasi organisasi terbaru,” jelasnya.
Menurutnya, sistem perkaderan terbaru yang akan disahkan merupakan hasil dari Simposium Perkaderan di Medan, sementara pedoman administrasi organisasi disusun berdasarkan masukan dari berbagai DPD untuk menyempurnakan tata kelola kelembagaan IMM. “Kami ingin memastikan semua regulasi organisasi bisa adaptif, relevan, dan responsif terhadap dinamika zaman,” katanya.
Lebih lanjut, Zaki menegaskan bahwa Tanwir IMM 2025 akan menjadi momentum strategis yang mempertemukan ratusan kader dari berbagai daerah untuk membahas isu-isu aktual seperti pendidikan, sosial, dan transformasi digital dalam konteks keumatan dan kebangsaan. “Melalui forum ini, IMM diharapkan melahirkan gagasan konkret dan langkah sinergis untuk menjawab tantangan masyarakat modern,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muh. Idil, menyebut bahwa kesiapan Tanwir telah mencapai 80 persen. Menurutnya, seluruh tim panitia bekerja lintas wilayah secara kolaboratif dan solid. “Kesiapan ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga spiritual dan ideologis. Tanwir menjadi momentum konsolidasi nasional kader IMM yang siap berkontribusi nyata untuk umat dan bangsa,” tuturnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!