Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Tanggap Darurat Bencana di Sukabumi Berakhir, 39 Kecamatan kini Statusnya Transisi

Desi Rossilawati
Selasa, 24 Desember 2024 | 21:01 WIB
Bagikan
Tanggap Darurat Bencana di Sukabumi Berakhir, 39 Kecamatan kini Statusnya Transisi

VISI.NEWS | SUKABUMI - Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengakhiri masa tanggap darurat bencana untuk tiga kecamatan yaitu Tegalbuleud, Kalibunder serta Pabuaran, dengan demikian seluruh wilayah sebanyak 39 kecamatan yang terdampak bencana kini statusnya transisi.

“Berdasarkan hasil evaluasi, satu seperti infrastruktur sudah bisa jalan semua, artinya penanganan ke masyarakat bisa lancar, termasuk air, listrik, fasilitas kesehatan sudah normal. Oleh karena itu tadi diputuskan bahwa kecamatan yang tanggap darurat masuk ke masa transisi, bergabung dengan 36 kecamatan,” kata Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman usai mengikuti rapat evaluasi penanganan bencana di Pendopo Sukabumi, Selasa (24/12/2024).

Ade menuturkan meskipun 39 kecamatan itu masuk ke masa transisi, namun masih warga yang mengungsi secara tersebar di 25 kecamatan.

Tetapi pengungsiannya tidak seperti yang seperti sebelum-sebelumnya, menurut Ade untuk saat ini warga yang terdampak bencana itu hanya pergi ke pengungsian di waktu-waktu tertentu saja, misalnya saat diguyur hujan lebat.

“Kalau hujan lebat, mereka baru masuk ke tenda-tenda pengungsian, tapi kalau hari-hari biasa sudah kembali ke tempatnya masing-masing,” ujar Ade.

Bencana hidrometeorologi yang tersebar di 39 kecamatan direspons pemerintah dengan menetapkan status tanggap darurat bencana sejak 4 Desember hingga 10 Desember. Setelah itu diperpanjang dari 11 Desember sampai 17 Desember.

Selanjutnya masa tanggap darurat bencana kembali diperpanjang 18 Desember hingga 24 Desember, namun hanya untuk tiga kecamatan yakni Tegalbuleud, Kalibunder dan Pabuaran, sedangkan 36 kecamatan lainnya berstatus masa transisi. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.