Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026

Tahun 2022, Pembangunan untuk Pemulihan Ekonomi Jabar Akan Mulai Dilakukan

ED
Rabu, 20 Oktober 2021 | 00:59 WIB
Bagikan
Tahun 2022, Pembangunan untuk Pemulihan Ekonomi Jabar Akan Mulai Dilakukan
  • Ada sembilan prioritas pembangunan yang akan dilakukan tahun depan, salah satunya yaitu pengembangan destinasi dan infrastruktur, dan ada tiga kebijakan pembangunan daerah serta program unggulan strategis di 2021 yang sudah disepakati DPRD

VISI.NEWS |BANDUNG - Pembangunan pemulihan pasca Covid - 19 mulai akan terealisasikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) di Tahun 2022 mendatang. Adapun fokus Pemprov Jabar tertuju pada sektor kesehatan, sosial, juga ekonomi dan infrastruktur.

Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Jabar, Haji Kusnadi mengatakan, dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu, DPRD telah menyepakati usulan Rencana Kerja (Renja) Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dimana dalam forum tersebut, Jabar 1 memaparkan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan pada Tahun 2022.

"Ada sembilan prioritas pembangunan yang akan dilakukan tahun depan, salah satunya yaitu pengembangan destinasi dan infrastruktur, dan ada tiga kebijakan pembangunan daerah serta program unggulan strategis di 2021 yang sudah disepakati DPRD," katanya.

Pertama, pembangunan Masjid Raya Provinsi Jabar, pembangunan simpang tidak sebidang Jalan Dewi Sartika Kota Depok, peningkatan jalan pada ruas jalan Sumadra-Bungbulangan-Sukarame Kabupaten Garut, peningkatan jalan pada ruas jalan Sagaranten - Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi, pembangunan terminal Tipe B di Cikarang Kabupaten Bekasi, dan pembangunan terminal Tipe B di Ciledug Kabupaten Cirebon.

"Keenam kegiatan tersebut merupakan perencanaan yang sudah dicanangkan tahun 2021 namun pelaksanaannya tertunda akibat pandemi Covid - 19 yang berkepanjangan sehingga baru akan terlaksana pada tahun 2022," urainya.

Kedua, lanjut Kusnadi kepada VISI.NEWS, Selasa (19/10/21), pembangunan infrastruktur air dan sanitasi, perumahan masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan pusat logistik dan sosial. Dalam kegiatan ini, Pemprov Jabar sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 4,003 triliun lebih yang dialokasikan pada Tahun Anggaran 2020 dan 2021.

"Anggaran tersebut bersumber dari pinjaman daerah, dan DPRD akan melakukan pengawasan anggaran guna memastikan berbagai program tersebut bisa berjalan maksimal sesuai dengan perencanaan," tegasnya.

Dan ketiga, ia menjelaskan adanya penambahan kegiatan pada bantuan keuangan untuk mendukung program padat karya, pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di lingkungan keagamaan, dan penguatan koordinasi wilayah yang dialokasikan pada belanja hibah. Dan untuk mewujudkan kebijakan pembangunan daerah di 2021 itu, perlu adanya terobosan kebijakan penerimaan daerah baik bersumber dari pendapatan daerah maupun penerimaan daerah.

"Menurut Pak Guburnur, penguatan kebijakan pendapatan daerah akan diarahkan pada upaya peningkatan sektor pajak daerah yang difokuskan pada kepatuhan wajib pajak, sementara penerimaan retribusi daerah, terfokus pada jasa usaha, memaksimalkan dividen BUMD, menyempurnakan tata kelola aset daerah, serta memanfaatkan kebijakan penerimaan pembiayaan melalui skema pinjaman daerah," pungkasnya.@eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.