Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Sumbatan Saluran Drainase Jalan Nasional di Cicurug Sukabumi Dibongkar

Desi Rossilawati
Kamis, 7 Agustus 2025 | 10:40 WIB
Bagikan
Sumbatan Saluran Drainase Jalan Nasional di Cicurug Sukabumi Dibongkar
VISI.NEWS | SUKABUMI - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI JakartaJawa Barat melalui PPK 2.1 tengah melakukan pembongkaran sumbatan saluran drainase di ruas jalan nasional wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Saluran drainase sepanjang kurang lebih 20 meter tersebut diketahui ditutup secara permanen menggunakan coran di bagian atas, dan ditimbun tanah di bagian bawah. Penutupan dilakukan untuk membuat akses masuk ke ruko. “Temuannya saluran sudah tertutup total oleh bangunan akses jalan masuk yang diperuntukkan untuk ruko-ruko, jadi dicor dan dibawahnya itu timbunan,” ungkap Agus Warso, pengawas PPK 2.1, Rabu (6/8/2025). Akibat saluran yang tertutup total, air hujan dari jalan arteri Sukabumi–Bogor tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya. Aliran air akhirnya meluber ke pemukiman warga di Kampung Keboncau, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug dan menyebabkan banjir pada Minggu (3/8/2025) malam. Warso menyatakan para pemilik ruko di sekitar lokasi mengaku tidak mengetahui bahwa terdapat saluran drainase di area tersebut. Namun faktanya, setiap ruas jalan nasional sudah pasti memiliki saluran drainase. Warso menyatakan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20 Tahun 2010 ditegaskan bahwa ruang manfaat jalan peruntukannya hanya untuk jalan. “Terutama yang saat ini kita lihat adalah saluran yang fungsinya untuk menangkap air di jalan tetapi malah ditutup cor permanen yang akhirnya saluran air tidak berfungsi,” ujarnya. Proses pembongkaran sumbatan ditargetkan rampung dalam waktu 2 hingga 3 hari. Para pemilik bangunan disebut telah menyatakan kesediaan untuk bertanggung jawab dan membantu dalam proses pembongkaran. Setelah proses pembongkaran selesai, selanjutnya saluran air itu dinormalisasi agar kembali berfungsi dalam mengalirkan air dan mencegah terjadinya genangan air di jalan dikala hujan turun. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.