Spanyol dan Portugal Dilanda Mati Listrik Massal
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 29 April 2025 | 21:45 WIB
VISI.NEWS | SPANYOL - Pemadaman listrik besar-besaran melumpuhkan aktivitas di Spanyol dan Portugal pada Senin (28/4/2025), situasi langka di kawasan Eropa Barat yang umumnya stabil dari sisi energi.
Menurut laporan Reuters, ini bukan insiden pertama di Eropa, mengingat pemadaman serupa pernah terjadi pada 2003 di Italia dan 2006 di Jerman. Namun, skala krisis terbaru ini mengejutkan, mengingat lebih dari separuh wilayah kedua negara terdampak, menghambat transportasi umum, membatalkan penerbangan, hingga mengganggu layanan rumah sakit.
Pemerintah Spanyol langsung mengumumkan keadaan darurat nasional dan mengerahkan 30.000 polisi untuk menjaga ketertiban. Rapat kabinet darurat juga digelar baik di Madrid maupun Lisbon.
Hingga Senin malam, sebagian wilayah Spanyol dan Portugal mulai pulih, meskipun pemulihan penuh diperkirakan masih membutuhkan waktu.
Penyebab gangguan besar ini masih menjadi misteri. Portugal menduga masalah bermula di jaringan Spanyol, sementara pihak Spanyol menyalahkan terputusnya koneksi listrik dengan Prancis. Operator jaringan listrik Spanyol (REE) menyatakan pemutusan sambungan lintas negara memicu efek domino yang tidak mampu ditangani sistem Eropa.
Perdana Menteri Portugal, Luis Montenegro, menepis dugaan adanya serangan siber. Sementara Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, mengungkapkan, Spanyol kehilangan 15 GW kapasitas listrik hanya dalam lima detik, setara dengan 60 persen total permintaan nasional.
Sementara itu, Joao Conceicao dari REN (operator jaringan Portugal) mengatakan osilasi tegangan besar dari sistem Spanyol kemungkinan besar menjadi pemicu gangguan yang meluas hingga ke Portugal.
Meskipun 61 persen listrik nasional telah dipulihkan pada Senin malam, pemulihan penuh diperkirakan baru akan tercapai dalam beberapa jam ke depan, demikian pernyataan operator nasional. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!