Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Siswa SD di Sukabumi Mendadak Mual hingga Sesak Napas Usai Makan Kerang

Desi Rossilawati
Senin, 1 Desember 2025 | 19:30 WIB
Bagikan
Siswa SD di Sukabumi Mendadak Mual hingga Sesak Napas Usai Makan Kerang

VISI.NEWS | SUKABUMI - Sebanyak 25 siswa SDN 2 Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi mengalami mual, pusing hingga sesak napas setelah menyantap kerang hijau rebus yang dibeli dari pedagang keliling.

Camat Cidadap, Azwar Fauzi mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (1/12/2025). Para siswa mengonsumsi kerang sekitar pukul 08.30 WIB, kemudian sekitar pukul 09.00 WIB mulai mengeluhkan mual, pusing, sakit perut, sesak napas hingga mencret.

Pihak sekolah langsung membawa para siswa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

"Di puskesmas dilakukan tindakan kayak ada yang diinfus 11 orang kemudian diberi obat-obatan, kalau yang 14 orang diberi obat saja dan dipantau. Tidak ada yang dirujuk, semuanya Alhamdulillah kembali lagi ke rumahnya masing-masing," ujar Azwar.

Azwar mengimbau para orang tua agar segera menghubungi puskesmas jika siswa kembali mengeluhkan gejala serupa.

Ia memastikan tidak ada siswa dari sekolah lain yang menjadi korban dugaan keracunan. Menurut dia, seluruh kerang yang dijual habis terjual di SDN 2 Cidadap.

Puskesmas juga telah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi siswa untuk dikirim ke laboratorium guna memastikan penyebab dugaan keracunan.

Forkopimcam Cidadap turut menelusuri penjual kerang tersebut. Hasil penelusuran menunjukkan pedagang tersebut mengontrak di wilayah Baros, Sagaranten. Kerang itu bukan miliknya, dia hanya sebagai penjual saja.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.