Sindiran Pedas Ribka Tjiptaning kepada Jokowi: "Anak Tukang Kayu Sekarang Songong!"
VISI.NEWS | JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, kembali melontarkan pernyataan kontroversial yang menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam acara diskusi bertajuk "Kudatuli, Kami Tidak Lupa" di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Ribka menyinggung asal usul Jokowi sebelum menjadi Presiden. Pada Sabtu (20/7/2024).
"Tanpa Reformasi, tidak ada anak tukang kayu yang jadi presiden," kata Ribka, menyindir latar belakang Jokowi yang dulu hanyalah seorang pengusaha mebel sebelum terjun ke dunia politik. Ribka juga menilai bahwa sikap Jokowi kini telah berubah menjadi sombong, yang tak hanya terlihat pada dirinya tetapi juga pada keluarganya. "Anak tukang kayu sekarang songong. Cucunya juga songong, ya kan?" ujarnya di hadapan para kader PDIP.
Lebih jauh lagi, Ribka menuduh pemerintahan Jokowi membangkitkan kembali semangat Orde Baru. "Hati-hati. Tadi Bung Wilson bilang, 'Ini Neo-Orba'. Sudah mau muncul lagi. Maka kita harus bersatu untuk melawan Jokowi," tegasnya, mengajak para kader PDIP untuk bersikap kritis terhadap rezim Jokowi.
Kritik Ribka terhadap Jokowi tak berhenti di situ. Dia menyoroti bahwa Jokowi seolah-olah telah melupakan jasa PDIP yang membesarkan namanya. "Jokowi emang udah lupa. Salah minum obat atau bagaimana ya?" katanya dengan nada sarkastik.
Ribka mengajak kader PDIP untuk bersatu dalam melawan rezim Jokowi. "Kita enggak bisa melawan sendiri. Harus bersama-sama. Setuju enggak kalau kita lawan?" serunya, diiringi sorak sorai setuju dari hadirin.
Perseteruan ini semakin memperjelas keretakan hubungan antara Jokowi dan PDIP. Selama dua kali Pilpres, Jokowi diusung oleh PDIP, tetapi pada Pilpres 2024, hubungan itu merenggang. PDIP mengusung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md., sementara Jokowi lebih condong mendukung pasangan Prabowo-Gibran, putra sulungnya.
Gibran, yang berhasil mengikuti kontestasi berkat putusan kontroversial Mahkamah Konstitusi yang dipimpin pamannya, Anwar Usman, kini telah terpilih bersama Prabowo sebagai wakil presiden dan presiden untuk periode lima tahun mendatang.
Acara diskusi tersebut menjadi momen penting yang menunjukkan perpecahan dalam tubuh PDIP serta dinamika politik Indonesia yang semakin memanas menjelang masa pemerintahan baru.
@maulanaBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!