Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Setor ke Pihak Lain Rp 50 Juta per Minggu, KDM Ancam akan Berhentikan Pegawai Samsat

ED
Selasa, 13 Mei 2025 | 06:37 WIB
Bagikan
Setor ke Pihak Lain Rp 50 Juta per Minggu, KDM Ancam akan Berhentikan Pegawai Samsat

VISI.NEWS | BANDUNG - Kepala Dinas Manajemen (KDM) Samsat mengeluarkan peringatan keras kepada pegawainya terkait praktik penyaluran dana yang tidak sesuai dengan ketentuan. Dalam sebuah pertemuan internal yang digelar pada akhir pekan lalu, KDM menegaskan bahwa jika ada pegawai yang masih menyetorkan uang ke pihak yang tidak berhak, mereka akan dipecat tanpa terkecuali. "Anda salat tiap hari, anda pergi umrah tiap waktu, tapi duit pendapatan daerah Anda berikan kepada pihak lain, Anda berdosa," ujar KDM seperti dikutip dari akun instagram @vie.nukita.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah terungkapnya dugaan praktik penggelapan dana yang melibatkan sejumlah oknum pegawai di lingkungan Samsat. KDM mengungkapkan bahwa setiap minggu, ia mendengar setidaknya ada sekitar Rp 50 juta yang disetorkan ke pihak-pihak yang tidak berhak, yang seharusnya menjadi bagian dari pendapatan negara. Praktik ini, menurut KDM, telah berlangsung cukup lama dan merugikan keuangan negara. "Mohon maaf saja kalau yang dulu-dulu saya dengar ada setor pada A pada B Rp 50 juta perminggu, saya tidak akan mengungkit-ungkit. Tidak boleh ada lagi," tegasnya.

KDM menegaskan bahwa tindakan tersebut jelas melanggar aturan yang ada, dan setiap pegawai yang terlibat harus siap menghadapi konsekuensi yang berat. "Besok tidak boleh lagi ada pegawai Samsat yang ada selepat selepit. Ada setor-setor yang bukan peruntukannya, saya akan berhentikan, saya akan proses," kata KDM dalam pertemuan yang dihadiri oleh seluruh pegawai Samsat.

Meskipun belum ada informasi lengkap terkait siapa saja yang terlibat dalam praktik tersebut, KDM mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan internal untuk menelusuri lebih lanjut aliran dana yang tidak sesuai peruntukannya. Ia mengungkapkan bahwa dana sebesar Rp 50 juta tersebut diduga berasal dari hasil pungutan yang seharusnya disetorkan ke kas negara, namun justru dialihkan untuk kepentingan pribadi atau pihak ketiga.

Para pegawai Samsat diingatkan untuk tidak terlibat dalam praktik-praktik ilegal yang dapat merugikan citra institusi dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik. "Jika Anda merasa tidak mampu menjaga integritas, lebih baik berhenti dari pekerjaan ini. Jangan sampai Anda mengorbankan masa depan Anda hanya karena sebuah praktik yang tidak benar," tambah KDM.

Peringatan keras ini juga disampaikan sebagai upaya untuk memperbaiki sistem yang ada di Samsat, guna memastikan bahwa setiap transaksi yang dilakukan sepenuhnya sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. KDM menekankan bahwa Samsat merupakan bagian dari layanan publik yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab, bukan untuk dijadikan ajang praktik korupsi atau penyalahgunaan wewenang.

Sebagai bagian dari langkah pencegahan, Samsat juga berencana untuk meningkatkan pengawasan terhadap semua transaksi dan aliran dana yang terjadi. Teknologi dan sistem audit yang lebih canggih akan diterapkan untuk memastikan bahwa setiap transaksi dapat dilacak dengan akurat, sehingga tidak ada ruang untuk penyimpangan atau penggelapan dana. "Kami juga akan memperkenalkan sistem pelaporan yang lebih transparan, sehingga masyarakat bisa memantau dan melaporkan setiap dugaan penyalahgunaan dana dengan lebih mudah," jelas KDM.

Namun, meskipun KDM berusaha keras untuk memberantas praktik korupsi dalam tubuh Samsat, tantangan terbesar tetap ada di tingkat implementasi. Beberapa pegawai yang merasa takut akan ancaman pemecatan mengungkapkan kekhawatiran tentang pengawasan yang kurang ketat di lapangan. Mereka berharap agar ada jaminan perlindungan bagi mereka yang melaporkan tindakan kecurangan, untuk mencegah adanya aksi balas dendam dari pihak-pihak yang terlibat.

KDM menutup pertemuan dengan menegaskan bahwa kedepannya, setiap pegawai di lingkungan Samsat harus memiliki integritas yang tinggi dan siap bekerja untuk kepentingan negara dan masyarakat. "Anda mendapatkan gaji dari negara, dan itu harus dipertanggungjawabkan dengan baik. Tidak ada tempat bagi orang-orang yang hanya ingin memperkaya diri dengan cara yang tidak sah," ujar KDM dengan tegas, mengingatkan para pegawai untuk menjaga etika dan kejujuran dalam menjalankan tugas mereka.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.