Sering Menatap Layar? Begini Cara Mencegah Mata Kering
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 26 Februari 2025 | 01:20 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Penggunaan ponsel dan layar komputer dalam aktivitas sehari-hari semakin meningkat. Tanpa disadari, hal ini dapat membuat seseorang jarang berkedip, yang berisiko menyebabkan mata kering.
Dokter spesialis mata Nina Asrini Noor dari Jakarta Eye Center (JEC) Kedoya menjelaskan bahwa dalam kondisi normal, seseorang berkedip belasan kali per menit. Namun, saat fokus menatap layar, frekuensinya bisa menurun drastis hingga kurang dari lima kali per menit.
"Jika itu berlangsung terus, maka muncullah gejala mata kering (dry eye) ini," ujar Nina.
Latihan Mengedipkan Mata untuk Cegah Mata Kering
Untuk mengurangi risiko mata kering, Nina merekomendasikan latihan berkedip atau blinking exercise. Caranya adalah dengan memastikan kelopak mata atas dan bawah bertemu sempurna saat berkedip. "Kelopak mata atas sama bawah bertemu sampai bisa terasa menutup sempurna begitu ya, itu sebenarnya sudah cukup. Jadi bukan kedip-kedipan yang kelopak matanya tidak menutup sempurna," jelasnya. Selain itu, ia juga menyarankan agar pengguna gawai menerapkan aturan istirahat mata. Setiap 15 hingga 20 menit, sebaiknya mata diberi jeda dengan menutup kelopak selama dua hingga tiga detik, diikuti dua kali kedipan normal.Hidrasi dan Kompres Hangat untuk Mata Sehat
Selain latihan berkedip, hidrasi yang cukup juga berperan dalam menjaga kesehatan mata. Minum air dalam jumlah yang cukup dapat membantu produksi air mata yang optimal. Nina juga merekomendasikan kompres hangat untuk meredakan gejala mata kering. "Sebenarnya kalau tujuannya spesifik untuk mata kering itu yang dianjurkan adalah hangat, tapi bukan berarti kompres dingin itu bakal memperberat ya, enggak begitu. Karena kompres dingin itu punya tujuan yang lain, misalnya mata lelah, itu bisa lebih relaks setelah dikompres dingin," tambahnya. Jika gejala mata kering terus berlanjut atau semakin memburuk, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter mata agar mendapatkan penanganan yang tepat. @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!