Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Serangan Udara Israel ke Gaza, Lebih dari 200 Warga Palestina Tewas

Desi Rossilawati
Selasa, 18 Maret 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Serangan Udara Israel ke Gaza, Lebih dari 200 Warga Palestina Tewas
VISI.NEWS | GAZA - Lebih dari 200 warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Selasa (18/3/2025) dini hari. Serangan ini dimulai sekitar pukul 02.30 waktu setempat dan menyebar ke berbagai wilayah di Gaza. Menurut laporan Kantor Media Pemerintah Gaza yang dikutip Al Jazeera, jumlah korban termasuk bayi dan anak-anak, dan kemungkinan masih bertambah. Seorang saksi mata, Ahmed Abu Rizq, menggambarkan situasi mencekam saat serangan terjadi. "Kami terbangun dalam ketakutan, mendengar serangan Israel di mana-mana di Gaza. Kami ketakutan, anak-anak kami ketakutan. Kami menerima banyak telepon dari kerabat untuk memastikan keadaan satu sama lain. Ambulans mulai berlalu-lalang dari satu jalan ke jalan lain," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa serangan ini terjadi saat sistem kesehatan Gaza telah runtuh. "Jika Anda sekarang berada di salah satu rumah sakit di Gaza, Anda akan melihat darah di mana-mana," tambahnya. Serangan ini menjadi yang terbesar sejak gencatan senjata Hamas-Israel pada 19 Januari lalu, yang kini tampaknya telah berantakan setelah negosiasi tahap dua menemui jalan buntu. Militer Israel menyatakan bahwa serangan ini ditujukan untuk menghancurkan target-target milisi Hamas di Gaza. Sementara itu, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Israel telah memberi tahu Presiden AS Donald Trump sebelum melancarkan serangan. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa Trump akan mengambil tindakan terhadap Hamas, Houthi, Iran, dan kelompok-kelompok lain yang dianggap sebagai ancaman bagi AS dan Israel. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.