Serangan Udara Israel ke Gaza, Lebih dari 200 Warga Palestina Tewas
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 18 Maret 2025 | 21:45 WIB
VISI.NEWS | GAZA - Lebih dari 200 warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Selasa (18/3/2025) dini hari. Serangan ini dimulai sekitar pukul 02.30 waktu setempat dan menyebar ke berbagai wilayah di Gaza.
Menurut laporan Kantor Media Pemerintah Gaza yang dikutip Al Jazeera, jumlah korban termasuk bayi dan anak-anak, dan kemungkinan masih bertambah.
Seorang saksi mata, Ahmed Abu Rizq, menggambarkan situasi mencekam saat serangan terjadi.
"Kami terbangun dalam ketakutan, mendengar serangan Israel di mana-mana di Gaza. Kami ketakutan, anak-anak kami ketakutan. Kami menerima banyak telepon dari kerabat untuk memastikan keadaan satu sama lain. Ambulans mulai berlalu-lalang dari satu jalan ke jalan lain," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa serangan ini terjadi saat sistem kesehatan Gaza telah runtuh.
"Jika Anda sekarang berada di salah satu rumah sakit di Gaza, Anda akan melihat darah di mana-mana," tambahnya.
Serangan ini menjadi yang terbesar sejak gencatan senjata Hamas-Israel pada 19 Januari lalu, yang kini tampaknya telah berantakan setelah negosiasi tahap dua menemui jalan buntu.
Militer Israel menyatakan bahwa serangan ini ditujukan untuk menghancurkan target-target milisi Hamas di Gaza.
Sementara itu, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Israel telah memberi tahu Presiden AS Donald Trump sebelum melancarkan serangan. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa Trump akan mengambil tindakan terhadap Hamas, Houthi, Iran, dan kelompok-kelompok lain yang dianggap sebagai ancaman bagi AS dan Israel. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!