OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Empat Hari Hilang, Pria Asal Ciambar Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai 12 Jul 2026 Komedian Temon Templar Meninggal Dunia 12 Jul 2026 IKEA Hadirkan Ayam Bakar Padang hingga Bagel, Menu Baru Mulai Tersedia Juli 2026 12 Jul 2026 Tiga Founder Perempuan Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penggerak Perubahan 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Empat Hari Hilang, Pria Asal Ciambar Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai 12 Jul 2026 Komedian Temon Templar Meninggal Dunia 12 Jul 2026 IKEA Hadirkan Ayam Bakar Padang hingga Bagel, Menu Baru Mulai Tersedia Juli 2026 12 Jul 2026 Tiga Founder Perempuan Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penggerak Perubahan 12 Jul 2026

Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel

Desi Rossilawati Abdul Ghofur
Minggu, 12 Juli 2026 | 12:25 WIB
Bagikan
Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid./visi.news/ist.

VISI.NEWS – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan tinggi untuk mempercepat penyelesaian sertipikasi tanah wakaf di Sulawesi Selatan.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama 28 perguruan tinggi negeri dan swasta di Auditorium Universitas Islam Makassar (UIM), Kamis (9/7/2026).

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa akan dilibatkan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik guna membantu pendataan, pendampingan administrasi, hingga percepatan proses sertipikasi tanah wakaf di berbagai daerah.

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, mengatakan keterlibatan perguruan tinggi diharapkan mampu mempercepat penyelesaian sekitar 14 ribu bidang tanah wakaf di Sulawesi Selatan yang hingga kini belum bersertipikat.

"Melalui sinergi dengan 28 kampus ini, kami berharap seluruh kekurangan sertipikasi tanah wakaf di Sulawesi Selatan dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun. KKN Tematik harus memiliki target yang jelas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Nusron.

Data Kementerian ATR/BPN menunjukkan, dari sekitar 18 ribu bidang tanah wakaf yang tercatat di Sulawesi Selatan, baru 4.516 bidang atau sekitar 24,87 persen yang telah bersertipikat. Capaian tersebut masih berada di bawah rata-rata nasional yang telah mencapai sekitar 58 persen.

Program ini juga menjadi bagian dari target nasional pemerintah untuk menuntaskan sertipikasi seluruh tanah wakaf di Indonesia pada 2028. Model pelibatan mahasiswa melalui KKN Tematik sebelumnya telah diterapkan di Pekalongan dan dinilai berhasil mempercepat penyelesaian ribuan sertipikat tanah wakaf dalam waktu singkat.

Sebagai bentuk nyata percepatan layanan, pada kesempatan tersebut Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan 83 sertipikat tanah wakaf yang diperuntukkan bagi masjid, musala, yayasan, dan berbagai tempat ibadah lainnya di sejumlah kabupaten dan kota.

Rektor Universitas Islam Makassar, Muammar Bakry, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, sertipikasi tanah wakaf merupakan langkah penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi aset keagamaan dari potensi sengketa.

Ia juga mengajak perguruan tinggi untuk berperan aktif mendukung program pemerintah melalui kegiatan pengabdian masyarakat, sehingga keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat dapat memberikan dampak nyata, khususnya dalam penyelesaian persoalan administrasi pertanahan.

Tags:

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.