Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Saudi dan Negara Teluk Kecam Netanyahu atas Usulan Negara Palestina di Wilayah Saudi

Desi Rossilawati
Minggu, 9 Februari 2025 | 15:02 WIB
Bagikan
Saudi dan Negara Teluk Kecam Netanyahu atas Usulan Negara Palestina di Wilayah Saudi
VISI.NEWS | BANDUNG - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuai kecaman keras setelah menyarankan warga Palestina mendirikan negara di wilayah Arab Saudi. Pernyataan kontroversial tersebut dilaporkan oleh Al Jazeera pada Minggu (9/2/2025). Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dengan tegas mengecam pernyataan Netanyahu, menyebutnya sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dunia dari kejahatan yang dilakukan Israel terhadap Palestina, termasuk aksi pembersihan etnis di Gaza. "Kerajaan menegaskan bahwa rakyat Palestina memiliki hak atas tanah mereka, dan mereka bukanlah penyusup atau imigran yang dapat diusir kapan pun pendudukan brutal Israel menginginkannya," tegas pernyataan resmi dari Riyadh. Kecaman serupa juga datang dari negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk atau Gulf Cooperation Council (GCC). Sekretaris Jenderal GCC, Jasem Mohamed Albudaiwi, menyatakan bahwa pernyataan Netanyahu merupakan tindakan berbahaya yang menunjukkan sikap tidak menghormati hukum dan perjanjian internasional, termasuk resolusi PBB. "Pernyataan yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab ini menegaskan pendekatan pasukan pendudukan Israel dalam ketidakhormatan mereka terhadap hukum dan perjanjian internasional dan PBB serta kedaulatan negara," kata Albudaiwi, dilansir Aljazeera, Minggu (9/2/2025). Menurut Albudaiwi, posisi negara-negara GCC tetap tegas dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina, termasuk pembentukan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Dia menyerukan agar komunitas internasional bersikap tegas terhadap pernyataan Netanyahu yang dinilai dapat mengancam stabilitas kawasan dan dunia. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.